Saksi Akui Ada Rekaman Video Peristiwa Pengeroyokan Karyawan PT SAE

- Redaktur

Jumat, 23 Agustus 2024 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. foto : Fahrul Rozi Pasaribu saat diwawancarai awak media, di PN Padangsidempuan, Jumat (23/8/2024). (Sangkakala 7/Dzulfadli Tambunan)

Padangsidimpuan || Sangkakala 7
Sidang lanjutan kasus dugaan pengeroyokan terhadap karyawan PT Sinar Avanoska Emas (SAE), kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Padangsidimpuan, Jumat (23/8/2024). Majelis Hakim diketuai Azhary Prianda Ginting SH, dengan anggota Feryandi SH, MH, dan Rudi Rambe SH.

Seusai memberikan keterangan dihadapan Majelis Hakim, salah satu saksi yang juga merupakan Staf Humas PT Sinar Avanoska Emas (SAE), Fahrul Rozi Pasaribu, kepada awak media mengakui jika ada bukti rekaman video terkait peristiwa pengeroyokan yang terjadi pada tanggal 16 Februari 2024) lalu.

“Ya, ada bukti rekaman video peristiwa pengeroyokan tersebut,” ujar Fahrul.

Fahrul mengisahkan, awal sebelum kejadian ada seseorang yang datang kepadanya berinsial ESS alias B. Oknum anggota DPRD Tapanuli Selatan (Tapsel) tersebut mengatakan kepada Fahrul agar tidak menekan orang-orang yang mau masuk ke perusahaan.

“Saya jawab bahwa tidak ada penekanan. Hanya penghimbauan ke karyawan siapa yang mau kerja,” papar Fahrul.

Selanjutnya, tutur Fahrul, ESS pergi. Tak lama kemudian, ESS kembali bersama sejumlah massa ke pintu gerbang Gate R17 PLTA Marancar, Tapsel. Lalu, terjadi keributan antara massa dan karyawan. Di sana, salah satu oknum anggota DPRD Tapsel lain, AS, memprovokasi massa agar jangan membela PT SAE Group.

“Ngapai kita pertahankan SAE itu. Lebih baik, kita bela masyarakat,” ucap Fahrul menirukan perkataan AS.

Setelah tiba di gate perusahaan, sambung Fahrul, ESS seakan mengomandoi aksi pengeroyokan. Kepada kelompok massa, ESS menginstruksikan untuk menyerang. Hingga, massa akhirnya masuk ke dalam perusahaan.

“Jadi, massa ini sebagian di antaranya pekerja PT SAE. Sebagian lainnya, tidak,” tutup Fahrul.

Staf Humas PT SAE Group lainnya, Heri Santo (37), yang juga didengar keterangannya oleh Majelis Hakim, membenarkan adanya pelemparan dan pemukulan dalam peristiwa tersebut. Ia juga menyebutkan adanya pencegatan terhadap karyawan PT SAE, di hari sebelum peristiwa pengeroyokan terjadi.

Jurnalis : Dzulfadli Tambunan
Redaktur : Priyatna

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Humbahas Mengungkap Dugaan Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor di Paranginan
Polres Humbahas Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Di Pollung
Kejari dan Pemkab Humbahas Hadirkan Jaksa Sahabat Pendidik, Guru Bisa Konsultasi Hukum
KPK Periksa Wakil Bupati dan Sekda Bogor Terkait Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak
Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya
Polsek Kualuh Leidong Gempur Sarang Narkoba di Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir
Gerebek Sarang Narkoba di Batubara, Polisi Sita 111 Gram Sabu dan Uang Tunai Rp 127 Juta
80 Pil Ekstasi Disita dari Tempat Parkiran Hiburan Malam Singapore Land
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Polres Humbahas Mengungkap Dugaan Tindak Pidana Pencurian Sepeda Motor di Paranginan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Polres Humbahas Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Di Pollung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Kejari dan Pemkab Humbahas Hadirkan Jaksa Sahabat Pendidik, Guru Bisa Konsultasi Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:54 WIB

KPK Periksa Wakil Bupati dan Sekda Bogor Terkait Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kabupaten Toba Raih Dua Penghargaan Lomba Posyandu Sumut 2026

Sabtu, 7 Nov 2026 - 19:11 WIB