MENJAGA PERKATAAN

- Redaktur

Minggu, 7 Maret 2021 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“My Experiment with Truth”

KAB.BEKASI | Sangkakala Tv-
Mahatma Gandhi adalah salah satu pemimpin dunia yang mempengaruhi jalannya sejarah, yang banyak dipuji karena kebijakannya.

Tetapi jauh sebelum ia terkenal,
ia adalah seorang yang pendiam dan pemalu.
Dalam buku yang di tulisnya, “My Experiment with Truth”,
ia menceritakan tentang latar belakang kehidupannya yang menarik.

Karena pemalu, maka ia sering gugup ketika berhadapan dengan banyak orang, tak heran kalau ia selalu sedikit berbicara.

Ia pernah diundang untuk menyampaikan gagasannya,
tapi ia tidak pernah bisa membaca apa yang sudah ditulisnya,
sehingga orang lainlah yang kemudian membacakan gagasannya.

Meski demikian,
ia berkata bahwa kelemahannya itu memiliki nilai positif bagi hidupnya, karena ia jadi terbiasa untuk menahan gagasannya sebelum menyampaikannya ke publik.

Itu sebabnya sampai sekarang Mahatma Gandhi terkenal dengan cara pidatonya yang penuh ARTI, hemat kata & hampir bisa dipastikan ia jarang mengatakan sesuatu yang salah, akibat satu kata yang tidak dipikirkannya lebih dulu.

Kita justru seringkali menjadi kebalikannya, yaitu Berkata dulu baru berfikir, karena kita rajin mengobral kata, yang pada akhirnya menjadi bumerang.

Berfikir sebelum berkata-kata adalah ciri orang BIJAK,
sebaliknya orang BODOH selalu gegabah dalam perkataannya.

Bukan berarti tidak boleh berbicara tetapi BERBICARA seadanya saja.
Belajar agar lebih berhati-hati dalam berkata.

Jangan sampai kata-kata kita menjadi bumerang bahkan mempermalukan kita sendiri atau merusak citra kita sendiri.

Sedikit KATA tapi bermakna & bisa menjadi berkat bagi orang yang mendengar, lebih berarti dari pada ribuan kata yang sia-sia.(Red)

Ʊ♏•♍απΕPαδ♏є•Ђǚ♏
菩萨保佑!
Sinar Sang *BUDDHA* Menerangi semua sahabat” dan saudara” ku terkasih ………….

Facebook Comments Box

Berita Terkait

TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas
STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE
Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung
Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi
WABUP TAPTENG AJAK PEMUDA MAKMURKAN MASJID
Peringatan 1 Muharram, Pemkab Deli Serdang Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Penguat Persatuan
Kafilah Deli Serdang Raih Peringkat III MTQ Sumut ke-40
Festival Muharram Angkat Sejarah dan Pariwisata Berbasis Syar’i, Kenalkan Warisan Islam kepada Generasi Z
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:01 WIB

TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:41 WIB

STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE

Senin, 20 Juli 2026 - 20:18 WIB

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung

Senin, 20 Juli 2026 - 09:26 WIB

Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi

Senin, 20 Juli 2026 - 09:08 WIB

WABUP TAPTENG AJAK PEMUDA MAKMURKAN MASJID

Berita Terbaru

Pemerintahan

Ribuan Warga Padati Balige, Pawai HUT ke-81 RI Meriahkan Kota Toba

Selasa, 18 Agu 2026 - 10:19 WIB