Personil Gabungan TNI-AL dan Babinsa Parak, Bergerak Refleks Tindaklanjuti Informasi Kapal Karam

- Redaktur

Kamis, 5 Desember 2024 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Selayar, Sulsel || Sangkakala 7
Informasi kapal karam di perairan Desa Parak, Kecamatan Bontomanai, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan yang diterima, Kamis, (5/12) pagi, ditindaklanjuti aparat gabungan Pos TNI Angkatan Laut dan Kodim 1415/Selayar.

Total, tiga orang personil Pos TNI-AL yang terdiri dari Sertu Andi R, Serka Husnaini, dan Prada Muhammad Iqbal, diluncurkan menuju ke tempat kejadian peristiwa (TKP).

Personil TNI-AL, berangkat menumpangi perahu nelayan tradisional bersama Babinsa Desa Parak, Sertu Andi Basruddin.

Aparat gabungan mencoba merapat dan mendekati badan kapal dengan melintasi hantaman badai gelombang laut yang lumayan tinggi dan cukup menantang.
Sebelumnya, KM. Sriwijaya Makmur, sempat dikabarkan warga, karam di wilayah perairan Desa Parak yang langsung dikoordinasikan dengan aparat dan instansi tekhnis terkait.

Berbekal informasi kejadian tersebut, aparat gabungan TNI-AL dan Babinsa Desa Parak, langsung bergerak cepat menuju ke tempat kejadian peristiwa (TKP).

Aparat gabungan TNI-AL dan Babinsa Desa Parak yang mencoba mendekati kapal GT. 2011 dengan 18 crew tersebut, sempat terbalik dan basah kuyup.

Beruntung, seluruh telefon selular berhasil terselamatkan dan tidak terjatuh, ungkap Babinsa Desa Parak, Sertu Andi Basruddin.

Dari hasil pengumpulan bahan keterangan (baket) kapal yang dinakhodai Ardiansyah itu diketahui sempat mengalami trouble pada bagian mesin dan terseret arus gelombang musim barat.

Mesin trouble, dalam perjalanan pelayaran dari kota Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara menuju Gresik, Jawa Timur dengan kondisi muatan kosong.

Meski sempat trouble dan terseret arus gelombang laut, nakhoda bersama kedelapan belas crew kapal dinyatakan dalam kondisi aman dan sehat untuk melanjutkan perjalanan menuju ke kota Gresik, beber, Sertu Andi Basruddin, sekembali dari tkp.

Sementara itu, informasi dari Pos SAR Selayar menyebutkan, “kapal dalam posisi aman dan tidak sedang karam”.

“Hanya saja, kapal sempat mengalami trouble pada bagian mesin yang mengharuskan kapal berlabuh sementara waktu selama kurang lebih dua hari di perairan laut Desa Parak”, ungkap Abdul Wahid, via sambungan saluran telefon selular, Kamis, (5/12) pagi, memberikan konfirmasi.

Wahid menyebut, pihak kapal sudah dua hari berkomunikasi dengan stasiun radio pantai (srop) menyampaikan update informasi terkini kondisi kapalnya.

Crew KM. Sriwijaya Makmur tinggal menunggu air pasang untuk kembali melanjutkan perjalanan pelayarannya, pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Fadly Syarif

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana
Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL
Sekitar 30 Mahasiswa Demo di Kantor PLN UP3 Bogor, Ban Mobil Dibakar, Manager Diminta Dicopot
Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Instansi Pemerintah, Swasta, dan Masyarakat Wajib Mengibarkan Bendera Merah Putih
Lorong Cempedak Jadi Sorotan!!! Minimnya Bendera Merah Putih Berkibar Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia
Kemarau Terparah! Bendung Katulampa Bogor Kering Total, Tinggi Muka Air Anjlok hingga 0 Cm
Berita ini 6 kali dibaca
Personil Gabungan TNI-AL dan Babinsa Parak, Bergerak Refleks Tindaklanjuti Informasi Kapal Karam

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:35 WIB

Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Sekitar 30 Mahasiswa Demo di Kantor PLN UP3 Bogor, Ban Mobil Dibakar, Manager Diminta Dicopot

Berita Terbaru