Akibat Ulah Oknum Sejumlah Supir, Jalur Mudik JALINSUM Macet Puluhan Kilo Meter

- Redaktur

Selasa, 24 Desember 2024 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Labura || Sangkakala 7
Setelah banjir terjadi pada tanggal 3 Desember 2024 yang lalu, banjir kiriman kembali rendam Jalinsum pada tanggal 22 Desember 2024, pada Pukul 08.00 Wib malam hingga 23/12/2024 pagi hari, tepatnya di lingkungan Bandar Sentosa, Kelurahan Bandar Durian Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Provinsi Sumatera Utara, mengakibatkan terjadinya macet hingga mencapai puluhan kilometer.

Selain merendam pemukiman warga, banjir juga merendam Badan Jalan Lintas Sumatera sepanjang empat ratus (400) meter, dengan tinggian air mencapai sepinggang orang dewasa.

Karena ingin dan mencoba menerobos banjir, sejumlah mobil mogok ditengah badan jalan, yang memaksa ribuan kenderaan lainnya tidak dapat melintas, menyebabkan terjadi antrian dan kemacatan panjang mencapai lima puluh (50) kilometer.

Ucok supir truck dari arah Kota Medan tujuan Padang mengatakan, terjadi macet dan antrian panjang kenderaan, mulai pukul 21.00 Wib malam.

Ditempat yang sama, Morinta seorang supir dan juga penduduk setempat mengatakan, bahwa badan Jalan Badar Durian merupakan daerah langganan banjir, dalam tahun 2024 sudah terjadi banjir sebanyak lima kali banjir kiriman.

Hal ini terjadi dampak dari perambahan kawasan hutan di daerah Bukit Barisan, yang merupakan hulunya Sungai Bandar Durian.

Petugas Kepolisian, TNI, dan instansi terkait berupaya mengurai kemacetan, namun akibat ulah oknum supir yang menerobos antrian kenderan, menyebabkan terjadi antrian berlapis hingga tiga sampai empat kenderaan disejumlah titik di badan jalan, akibatnya justru memperburuk jalur kenderaan mudik Nataru.

Hingga tadi pagi (24/12/2024) masih terjadi kemacetan dan merayap hingga mencapai Kota Rantau Prapat Labuhan Batu.

Facebook Comments Box

Penulis : Surya Dharma

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana
Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL
Sekitar 30 Mahasiswa Demo di Kantor PLN UP3 Bogor, Ban Mobil Dibakar, Manager Diminta Dicopot
Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Instansi Pemerintah, Swasta, dan Masyarakat Wajib Mengibarkan Bendera Merah Putih
Lorong Cempedak Jadi Sorotan!!! Minimnya Bendera Merah Putih Berkibar Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia
Kemarau Terparah! Bendung Katulampa Bogor Kering Total, Tinggi Muka Air Anjlok hingga 0 Cm
Berita ini 21 kali dibaca
Akibat Ulah Oknum Sejumlah Supir, Jalur Mudik JALINSUM Macet Puluhan Kilo Meter

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:35 WIB

Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Sekitar 30 Mahasiswa Demo di Kantor PLN UP3 Bogor, Ban Mobil Dibakar, Manager Diminta Dicopot

Berita Terbaru