Kabupaten Labura || Sangkakala 7
Setelah banjir terjadi pada tanggal 3 Desember 2024 yang lalu, banjir kiriman kembali rendam Jalinsum pada tanggal 22 Desember 2024, pada Pukul 08.00 Wib malam hingga 23/12/2024 pagi hari, tepatnya di lingkungan Bandar Sentosa, Kelurahan Bandar Durian Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Provinsi Sumatera Utara, mengakibatkan terjadinya macet hingga mencapai puluhan kilometer.
Selain merendam pemukiman warga, banjir juga merendam Badan Jalan Lintas Sumatera sepanjang empat ratus (400) meter, dengan tinggian air mencapai sepinggang orang dewasa.
Karena ingin dan mencoba menerobos banjir, sejumlah mobil mogok ditengah badan jalan, yang memaksa ribuan kenderaan lainnya tidak dapat melintas, menyebabkan terjadi antrian dan kemacatan panjang mencapai lima puluh (50) kilometer.

Ucok supir truck dari arah Kota Medan tujuan Padang mengatakan, terjadi macet dan antrian panjang kenderaan, mulai pukul 21.00 Wib malam.
Ditempat yang sama, Morinta seorang supir dan juga penduduk setempat mengatakan, bahwa badan Jalan Badar Durian merupakan daerah langganan banjir, dalam tahun 2024 sudah terjadi banjir sebanyak lima kali banjir kiriman.
Hal ini terjadi dampak dari perambahan kawasan hutan di daerah Bukit Barisan, yang merupakan hulunya Sungai Bandar Durian.

Petugas Kepolisian, TNI, dan instansi terkait berupaya mengurai kemacetan, namun akibat ulah oknum supir yang menerobos antrian kenderan, menyebabkan terjadi antrian berlapis hingga tiga sampai empat kenderaan disejumlah titik di badan jalan, akibatnya justru memperburuk jalur kenderaan mudik Nataru.
Hingga tadi pagi (24/12/2024) masih terjadi kemacetan dan merayap hingga mencapai Kota Rantau Prapat Labuhan Batu.
Penulis : Surya Dharma
Editor : Priyatna










