Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor Dilaporkan ke Bawaslu Dugaan Tindak Pidana Pemilu, Kasat Reskrim : Masih Tahap Penyidikan

- Redaktur

Minggu, 29 Desember 2024 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Humbahas, Sumut || Sangkakala 7
Penyidik Tindak Pidana Pemilu yang tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) saat ini sedang melakukan penyidikan .
Penyidikan atas dugaan tindak pidana pelanggaran Pemilu dengan terlapor Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE.

Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Humbahas Henri Wesly Pasaribu saat dikonfirmasi salah satu media SIB News Network (SNN) via seluler, Selasa (24/12/2024).

Penjelasan Ketua Bawaslu Humbahas Henri Wesly Pasaribu S.Th dugaan tindak pidana kejahatan Pemilu yang dilaporkan oleh Hotman Hutasoit, warga Sibunga-bunga, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbahas, seorang pensiunan ASN di Humbahas.

Isi laporannya, kata Henri, berupa rekaman suara dugaan mirip suara Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor dengan salah seorang oknum camat di Humbahas berinisial PS.

Dalam rekaman itu ada terdengar Bupati menekan dan mengintimidasi oknum camat agar mengarahkan kepala desa untuk menyuruh warga agar memilih salah satu pasangan calon (Paslon) Bupati/Wakil Bupati Humbahas dengan jargon “Bersih” di Pilkada Humbahas.

Menindaklanjuti laporan tersebut, lanjut dia menjelaskan, tim Gakumdu dari Bawaslu Humbahas telah melayangkan surat panggilan klarifikasi kepada Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor untuk dimintai keterangan sekaitan laporan tersebut.

Namun pada saat itu, Dosmar tidak bersedia hadir di Kantor Bawaslu dengan alasan hendak berangkat ke Jakarta, sehingga tim dari Bawaslu mengambil inisiatif mendatangi bupati di ruang kerjanya untuk dimintai keterangannya sebagai terlapor.
Saat di BAK (Berita Acara Klarifikasi), kata dia, Dosmar membantah kalau itu rekaman suaranya.

“Walaupun dia (Dosmar, red) tidak mengakui itu adalah suaranya, nanti di penyidik lah yang membuktikannya melalui uji audio forensik. Betul tidak kesamaan suaranya itu. Meskipun dia mengatakan itu tidak suaranya, namun hasil forensik mengatakan itu suaranya, yah itu hak penyidik untuk menetapkan dia sebagai tersangka,” kata Henri.

Lebih lanjut dia menguraikan, saat ini kasus itu sedang ditangani oleh penyidik dari Satreskrim Polres Humbahas. Penyidik Polres Humbahas nanti akan kembali memeriksa Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor.

Selain itu penyidik juga akan memintai keterangan dari saksi ahli pidana dan saksi ahli bahasa serta akan melakukan uji audio forensik rekaman suara yang mirip dengan suara Dosmar Banjarnahor ke Labfor Polda Sumut.

“Kalau memang semua bukti-bukti terpenuhi, ya mau tidak mau yang bersangkutan harus ditetapkan sebagai tersangka. Tapi kalau memang tidak terpenuhi, berarti tidak tersangka. Hanya yang dua itu pilihannya,” ucapnya.

Dia menegaskan, dalam pelaksanaan Pemilu, Pejabat Negara, Pejabat Daerah, Pejabat ASN, anggota TNI/Polri, dan Kepala Desa atau sebutan lain/Lurah dilarang membuat keputusan dan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu paslon gubernur, bupati dan walikota sesuai dengan pasal 188 jo pasal 71 ayat (1) atau pasal 188 jo pasal 77 ayat (3) UU nomor 10 tahun 2016 tentang perobahan kedua atas UU nomor 1 tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pemgganti UU nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan gubernur, bupati, dan walikota menjadi UU.

“Yang kita proses itu, dugaan tindak pidana Pemilu yang diduga mengarahkan dan mengajak serta keberpihakan mendukung salah satu Paslon,” pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Humbahas, AKBP Hari Ardianto melalui Kasat Reskrim AKP Bram Chandra SH MH ketika dikonfirmasi jurnalis SNN membenarkan kasus dugaan tindak pidana Pemilu yang melibatkan Bupati Humbahas itu masih tahap penyidikan.

“Masih proses penyidikan ,” jawabnya singkat.

Sekedar untuk diketahui, beberapa hari yang lalu sejumlah rekaman suara yang diduga mirip dengan suara Bupati Humbahas dengan beberapa oknum camat beredar luas di media sosial facebook. Sedikitnya ada 3 buah rekaman suara yang sudah viral. Isi dari rekaman itu pada intinya mengingatkan dan mengarahkan oknum camat untuk mendukung salah satu paslon Bupati/Waki Bupati Humbahas.

Setelah isi rekaman itu viral, Dosmar langsung mengunggah status di akun facebooknya bernama Dosmar Banjarnahor II. Isi postingannya membantah kalau itu adalah rekaman suaranya.

“Selamat pagi teman-teman sekalian, rekaman dengan kata-kata yang tidak pantas dan tidak sopan, itu bukan pembicaraan dari saya, jadi oknum tim tertentu yang merekayasa seolah-olah saya berbicara seperti itu agar berhenti melakukan playing victim, karena semua permainan kotor akan ketahuan siapa pelaku dan siapa pemainnya,” tulis Dosmar dalam akun facebooknya.

Facebook Comments Box

Penulis : Charles Sihombing

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Polisi Periksa 24 Kru KM Maulana, Terkait Dugaan Penganiayaan Terhadap 4 ABK
Polres Humbahas Gerebek Judi Tembak Ikan di Desa Hutajulu, Tiga Pelaku Diamankan
Sempat Melarikan Diri, Terduga Pelaku Penikaman Ditangkap Polisi
Bangunan Pariwisata Terpadu Tambunan Lumban Pea Diduga Mangkrak, Puluhan Miliar Jadi Sorotan Publik
Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, Momentum Mengembalikan Kepercayaan Publik
SAT RESKRIM POLRES HUMBAHAS TANGKAP EMPAT RAYAP BESI
Polres Labuhanbatu Ringkus Seorang Pria Bawa 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Pil Ekstasi di Rantau Prapat
Satresnarkoba Humbahas Tangkap Kurir Ganja 72,20 Gram dari Sidikalang, Pemesan Masuk DPO
Berita ini 23 kali dibaca
Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor Dilaporkan ke Bawaslu Dugaan Tindak Pidana Pemilu, Kasat Reskrim : Masih Tahap Penyidikan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Polisi Periksa 24 Kru KM Maulana, Terkait Dugaan Penganiayaan Terhadap 4 ABK

Senin, 28 September 2026 - 15:55 WIB

Polres Humbahas Gerebek Judi Tembak Ikan di Desa Hutajulu, Tiga Pelaku Diamankan

Kamis, 17 September 2026 - 17:31 WIB

Sempat Melarikan Diri, Terduga Pelaku Penikaman Ditangkap Polisi

Kamis, 10 September 2026 - 20:48 WIB

Bangunan Pariwisata Terpadu Tambunan Lumban Pea Diduga Mangkrak, Puluhan Miliar Jadi Sorotan Publik

Kamis, 3 September 2026 - 06:43 WIB

Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, Momentum Mengembalikan Kepercayaan Publik

Berita Terbaru