Honorer Nakes Tapteng Demo, Tuntut Pengangkatan PPPK

- Redaktur

Senin, 13 Januari 2025 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Honorer tenaga kesehatan saat menggelar demonstrasi menuntut pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. (Sangkakal 7/Dzulfadli Tambunan)

Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Puluhan honorer tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar demonstrasi menuntut pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Senin (13/1/2025).

Honorer Nakes ini awalnya menyampaikan orasi di depan Kantor Dinas Kesehatan. Kemudian berlanjut ke DPRD Tapteng, yang diterima Ketua DPRD, Ahmad Rivai Sibarani. Selanjutnya ke kantor Bupati yang diterima oleh Sekda, Erwin Hotmansah Harahapm Mereka meminta agar diangkat menjadi PPPK.

Dalam orasinya, aksi penyampaian pendapat yang mendapat pengamanan dari personel Polres Tapteng dan petugas Satpol PP Tapteng ini, berharap ada solusi dari pemerintah.

“Perlu diketahui, kami sudah menjadi honorer Nakes sudah ada puluhan tahun, dan selalu dijanjikan pemetaan dan formasi untuk diseleksi. Tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” kata Herma Susi Siringoringo, honorer Nakes yang telah bertugas selama 14 tahun.

Ia menegaskan, mereka sepakat dan sangat berharap, pemangku kebijakan tidak hanya menjanjikan sebuah harapan palsu. Sebab, mereka harus menghidupi keluarganya.

“Saat terjadi wabah Covid, kami selalu dibuat menjadi garda terdepan, dan saat itu dijanjikan untuk diangkat jadi PPPK. Kami ingin diprioritaskan dan butuh keadilan,” tegasnya.

Herma Susi juga mengungkapkan, agar Nakes honorer mendapat status dan upah yang layak, serta berharap ada pengangkatan honorer yang jelas sebagai PPPK.

“Di Tapteng ada sebanyak 350 orang tenaga honorer Nakes, yang punya harapan yang sama untuk dapat diperjuangkan Pemerintah Daerah,” imbuh Herma.

Sekda Tapteng, Erwin Hotmansah Harahap, yang menerima perwakilan pendemo mengatakan, soal tuntutan pendemo pihaknya tidak mau berjanji manis karena memang itu adalah perintah undang-undang.

“Soal ini adalah kewenangan Pemerintah Pusat, yang membuat peraturan dan memerintahkan untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ia mengarahkan, honorer Nakes mengikuti seleksi, agar bisa diangkat menjadi PPPK.

“Bagi rekan-rekan saya imbau mengikuti seleksi PPPK yang dilaksanakan pemerintah. Kami disini posisinya sebagai Pemerintah Daerah hanya mengikuti perintah undang-undang,” ucapnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Dzulfadli Tambunan

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Detik-detik Gudang Oli di Gunung Putri Terbakar Hebat, Asap Hitam Membumbung Tinggi
Warga Kp. Benda Depok Gelar Tabur Bunga dan Tancap Bendera Hitam-Kuning, Protes “Matinya Keadilan”
Tol Bocimi Arah Bogor Lumpuh Total, Akibat Longsor di KM 64
Rumah Dua Lantai Ambruk di Cipayung Depok, Timpa Dua Rumah dan Satu Mobil
Ojol Terlibat Keributan, Diduga dengan “Mata Elang” di Sukmajaya Depok, Berakhir Damai
Emak-emak di Kayumanis Tolak Wilayahnya Jadi Tempat Pengolahan Sampah
Hujan Deras, Sungai Cisindangbarang Meluap hingga Genangi Perkebunan Warga di Laladon
Jembatan di Gang Ago Pasir Jaya Roboh, Tergerus Arus Sungai
Berita ini 146 kali dibaca
Honorer Nakes Tapteng Demo, Tuntut Pengangkatan PPPK

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:19 WIB

Detik-detik Gudang Oli di Gunung Putri Terbakar Hebat, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:16 WIB

Warga Kp. Benda Depok Gelar Tabur Bunga dan Tancap Bendera Hitam-Kuning, Protes “Matinya Keadilan”

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:32 WIB

Tol Bocimi Arah Bogor Lumpuh Total, Akibat Longsor di KM 64

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:44 WIB

Rumah Dua Lantai Ambruk di Cipayung Depok, Timpa Dua Rumah dan Satu Mobil

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:38 WIB

Ojol Terlibat Keributan, Diduga dengan “Mata Elang” di Sukmajaya Depok, Berakhir Damai

Berita Terbaru

Pertambangan

Warga Harapkan Legalitas Tambang Rakyat di Uluan Toba

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:07 WIB