Korban Dampak Cuaca Ekstreme di Kab. Selayar, Terus Bertambah

- Redaktur

Jumat, 14 Februari 2025 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Selayar, Sulsel || Sangkakala 7
Korban dampak cuaca ekstreme yang mulai melanda Kabupaten Selayar Sulawesi Selatan sejak dari medio bulan November 2024, hingga pertengahan bulan Februari 2025, terus bertambah.

Angin kencang disertai curah hujan deras berintensitas tinggi dan gelombang laut yang terjadi dalam renst waktu empat bulan terakhir telah menyebabkan hancurnya ratusan meter bangunan tanggul pemecah ombak di hampir sepanjang bibir pantai pesisir barat kota Benteng.

Selain itu, cuaca ekstreme juga turut memicu rusaknya sejumlah bangunan rumah warga.

Dampak kerusakan terbaru menimpa tiga bangunan rumah warga Dusun Tangkala, Desa Parak, Kecamatan Bontomanai. Ketiga bangunan rumah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan usai diterjang angin kencang yang disertai curah hujan deras berintensitas lumayan tinggi.

Dua diantaranya, rusak parah. Sementara sisanya, mengalami kerusakan ringan pada bahagian atap depan.

Akibat kejadian itu, dua bangunan rumah yang mengalami kerusakan parah, terpaksa harus dikosongkan dan ditinggal mengamankan diri oleh pemiliknya.

Rumah terpaksa dikosongkan sementara pemiliknya demi untuk menghindarkan diri dari resiko bencana dan berlindung di tempat yang jauh lebih aman. Berdasarkan hasil pantauan wartawan di lapangan, dua bangunan rumah warga yang menjadi korban dampak cuaca ekstreme di Dusun Tangkala, mengalami kerusakan serius pada bagian atap dan dinding.

Facebook Comments Box

Penulis : Fadly Syarif

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana
Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL
Sekitar 30 Mahasiswa Demo di Kantor PLN UP3 Bogor, Ban Mobil Dibakar, Manager Diminta Dicopot
Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Instansi Pemerintah, Swasta, dan Masyarakat Wajib Mengibarkan Bendera Merah Putih
Lorong Cempedak Jadi Sorotan!!! Minimnya Bendera Merah Putih Berkibar Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia
Kemarau Terparah! Bendung Katulampa Bogor Kering Total, Tinggi Muka Air Anjlok hingga 0 Cm
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:35 WIB

Kebakaran Melanda Areal Masyarakat Blok 06A Tebo, Berjarak 100 Meter Dari Areal PT TPIL

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Sekitar 30 Mahasiswa Demo di Kantor PLN UP3 Bogor, Ban Mobil Dibakar, Manager Diminta Dicopot

Berita Terbaru