*Seorang Pria Di Temukan Tak Bernyawa, Keluarga Korban Tolak Lakukan Otopsi*

- Redaktur

Senin, 24 Februari 2025 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOUNA, SULTENG || Sangkakala 7
Seorang pria paruh baya warga Desa Matako, Kecamatan Tojo Barat, Kabupaten Tojo Una Una (Touna) di temukan tak benyawa di salah satu kebun milik warga, Senin pagi (24/02/2025).

Pria paruh baya yang diketahui bernama Obet Barubu (61) tersebut pertama kali ditemukan oleh saksi yang merupakan kerabat korban atas nama Yohanes Suge (62) dan Rion Ewagola (39).

Kapolsek Tojo Iptu I Gusti Lanang Mardika S.H. mengatakan, menurut istri korban sekitar Jam 13.00 Wita, korban pergi ke kebun untuk mencari durian. Namun sampai dengan Jam 20.30 Wita korban belum kembali ke rumah.

“Cemas dengan suaminya yang belum kembali, sang istri menyampaikan kepada masyarakat agar naik ke kebun untuk mencari karena korban yang sampai sekarang belum kembali,” ujar Mardika.

“Sekitar Jam 21.00 Wita masyarakat naik ke kebun korban untuk melakukan pencarian, namun hingga Jam 01.00 Wita dini hari pencarian tidak membuahkah hasil,” ujar Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan, pada Senin (24/02/2025) pagi warga kembali melanjutkan pencarian, dan akhirnya korban ditemukan di kebun Sdr Amirudin dalam kondisi tak bernyawa.

“Korban ditemukan dalam keadaan tengkurap, kemudian kedua kerabat menghubungi keluarga dan membawa korban ke kampung dengan cara di gotong dengan sarung,” lanjut mantan KBO Lantas ini.

“Dari hasil pemeriksaan visum luar yang dilakukan oleh dr. Syamsu Alam di Puskesmas Tombiano tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kematian diperkirakan sudah 24 jam yang lalu,” katanya.

“Kesimpulan kematian akibat serangan jantung dan keluarga korban menolak dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan yang di ketahui pemerintah setempat,” ucap Mardika.

Menurut Kapolsek Iptu Mardika, ternyata korban ini mempunyai riwayat penyakit Asma dan asam lambung. Saat ini korban dalam penanganan rawat jalan di RSD Poso.

“Hasil rembuk keluarga, rencananya korban akan di kebumikan pada Selasa (25/02/2025) di pekuburan umum Desa Matako, Kecamatan Tojo Barat, Kabupaten Tojo Una Una,” tutup Mardika.

Facebook Comments Box

Penulis : Fitri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Hujan Guyur Bogor, Operasional SPBU Warung Jambu Dihentikan Sementara, Konsumen Keluhkan Minimnya Informasi
Tangis Haru Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penganiayaan Petugas Pengawas dan Keamanan PT. APN Regional 1
Gempa 6.7 Skala Richter Guncang Kota Palu, Warga Masyarakat Perumahan Permai Palupi Panik dan Berhamburan Keluar Rumah
Diduga Pasca Penganiayaan Berujung Kematian, 5 Motor, 2 Pos dan 2 Kantor PT. Agrinas Palma Nusantara Dibakar Massa
Tumpukan Kabel Semrawut di Tiang Listrik, Coreng Estetika Wisata Balige
Seorang Pegawai Tempat Hiburan Malam di Doloksanggul Meninggal, Warga Soroti Dugaan Penyalahgunaan Narkoba
Oknum Supir Truk Ekspedisi Sahat Jaya Diduga Ajak Duel Wartawan, Aksi Terekam CCTV
Detik-detik Gudang Oli di Gunung Putri Terbakar Hebat, Asap Hitam Membumbung Tinggi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:16 WIB

Hujan Guyur Bogor, Operasional SPBU Warung Jambu Dihentikan Sementara, Konsumen Keluhkan Minimnya Informasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:48 WIB

Tangis Haru Keluarga Pecah Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penganiayaan Petugas Pengawas dan Keamanan PT. APN Regional 1

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:11 WIB

Gempa 6.7 Skala Richter Guncang Kota Palu, Warga Masyarakat Perumahan Permai Palupi Panik dan Berhamburan Keluar Rumah

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:34 WIB

Diduga Pasca Penganiayaan Berujung Kematian, 5 Motor, 2 Pos dan 2 Kantor PT. Agrinas Palma Nusantara Dibakar Massa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:59 WIB

Tumpukan Kabel Semrawut di Tiang Listrik, Coreng Estetika Wisata Balige

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemkab Bekasi perkuat UMKM Perikanan Melalui Bazar Produk Olahan

Kamis, 25 Jun 2026 - 20:54 WIB