Aktivis Mahasiswa Bongsu Syahputra; Pembongkaran Bangli di Sepanjang DAS Dinilai Tidak Manusiawi, Pemkab Bekasi Diminta Kaji Ulang

- Redaktur

Kamis, 15 Mei 2025 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ; Aktivis Mahasiswa dan Tokoh Pemuda Bongsu Syahputra, Kamis (15/5/2025). (Sangkakala 7/Red)

Kabupaten Bekasi || Sangkakala 7
Pembongkaran bangunan liar (bangli) di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) yang digalakkan Pemerintah Kabupaten Bekasi dinilai perlu dikaji ulang. Meski bertujuan untuk penanggulangan banjir tahunan dan menjalankan instruksi Gubernur Jawa Barat, langkah tersebut dinilai belum menyentuh aspek kemanusiaan.

Aktivis Mahasiswa Bongsu Syahputra mengatakan, proyek besar ini tidak ada kejelasan terkait kompensasi maupun relokasi bagi warga yang terdampak penggusuran.

“Berbeda dengan sebelumnya saat Gubernur Jawa Barat ikut mengawal langsung, saat itu langkah-langkah penertiban dilakukan dengan tegas namun tetap manusiawi. Sekarang, masyarakat justru tidak diberi kompensasi apapun,” kata Bongsu, Kamis (15/5/2025).

Lanjut Bongsu menegaskan, langkah Bupati dan Wakil Bupati Bekasi dalam 100 hari kerja memang fokus pada perbaikan DAS. Namun menurutnya, urgensi pembongkaran perlu dikaji bersama seluruh pemangku kepentingan, baik eksekutif maupun legislatif.

“Kalau memang pembongkaran itu sangat mendesak, ya silakan. Tapi kalau tidak, harusnya dilakukan survei dan uji material terlebih dahulu. Jangan sampai keputusan besar tidak punya dasar konseptual yang jelas. Ini proyek besar, jangan sampai menimbulkan dampak sosial yang merugikan,” tegasnya.

Bongsu aktivis pemuda dan tokoh pemuda ini mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dalam menjalankan proyek ini secara adil.

“Apakah hanya bangunan warga yang dibongkar ?

Bagaimana dengan bangunan besar yang juga berdiri di atas lahan DAS seperti di kawasan Gobel, aliran Kali Ganda Sari sampai Telaga Asih ?

Saya sudah survei sendiri ke lokasi itu. Apa mereka juga dibongkar? Kalau mau tegas, harusnya semua tanpa pandang bulu,” tambahnya.

Lebih dalam, Bongsu menilai pemerintah daerah seharusnya lebih memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat, seperti pembangunan rumah sakit tipe B, perbaikan fasilitas puskesmas, hingga pendirian kampus negeri.

“Sampai hari ini Kabupaten Bekasi belum punya Kampus Negeri, sekolah-sekolah negeri pun banyak yang fasilitasnya memprihatinkan. Ini juga menyangkut masa depan pendidikan generasi muda Bekasi,” ungkap Bongsu.

Facebook Comments Box

Penulis : Asep

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Akun Sirait Ninja Raya, Unggah Cabup dan Wabup Pilkada Toba 2029-2034
Mirna Kharisma Putri Sianturi Raih Juara Putri Favorit 2026 Tingkat Sumut, Finalis Miss Modelling Indonesia
*Herkusnadi Nahkodai FPTI Brebes 2026–2030, Terpilih Aklamasi dalam Muscab Demokratis*
Komitmen Berantas Narkoba, Rio Saputra Nasution Aktifis Mahasiswa Sumut Apresiasi Kinerja Polres Labuhanbatu
Ir. Gufran Ahmad, ST., MT., IPM, Siap Bertarung di Kancah Bursa Calon Ketua Kadin Sulawesi Tengah Periode 2026–2031
Mengapa Kamu Harus Investasi Emas Tahun 2026 ?‎
MENGAPA PENGAJUAN KPR KINI SEMAKIN KETAT ?
Mengulas Pesan Nikson Nababan, Tampilkan Kebersamaan dan Silaturahmi Antar Tokoh Daerah
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 18:54 WIB

Akun Sirait Ninja Raya, Unggah Cabup dan Wabup Pilkada Toba 2029-2034

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:30 WIB

Mirna Kharisma Putri Sianturi Raih Juara Putri Favorit 2026 Tingkat Sumut, Finalis Miss Modelling Indonesia

Minggu, 12 April 2026 - 18:38 WIB

*Herkusnadi Nahkodai FPTI Brebes 2026–2030, Terpilih Aklamasi dalam Muscab Demokratis*

Sabtu, 11 April 2026 - 23:09 WIB

Komitmen Berantas Narkoba, Rio Saputra Nasution Aktifis Mahasiswa Sumut Apresiasi Kinerja Polres Labuhanbatu

Kamis, 2 April 2026 - 21:10 WIB

Ir. Gufran Ahmad, ST., MT., IPM, Siap Bertarung di Kancah Bursa Calon Ketua Kadin Sulawesi Tengah Periode 2026–2031

Berita Terbaru