Upacara Hari Lahir Pancasila, Masinton: Pancasila Harus Benar-benar Hadir di Tapteng

- Redaktur

Minggu, 1 Juni 2025 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bupati Tapteng beritindak sebagai Irup Hari Kelahiran Pancasila tahun 2025, di lapangan GOR Pandan, Minggu (1/6/2025). (Sangkakala 7/Dinas Kominfo Tapteng)

Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, didampingi Wakil Bupati Mahmud Efendi, bertindak sebagai Inspektur Upacara Hari Kelahiran Pancasila tahun 2025, yang dilaksanakan di lapangan GOR Pandan, Minggu (1/6/2025).

Untuk Komandan Upacara dipercayakan kepada Lettu (P) Dian Nur Rismianto. Upacara Hari Lahir Pancasila tahun 2025 ini mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”.

Dalam kesempatan itu, Bupati Tapteng membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila
(BPIP), Yudian Wahyudi, yang menyebutkan jika pada tanggal 1 Juni merupakan momentum yang sangat penting dalam sejarah bangsa Indonesia yakni lahirnya Pancasila.

“Hari ketika kita tidak hanya mengenang rumusan dasar negara, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur, yang menjadi pondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Masinton.

Disebutkan, Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam Pembukaan UUD 1945. Ia adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Dari sila pertama hingga sila kelima, terkandung prinsip-prinsip yang menuntun untuk membangun bangsa dengan semangat gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Lebih jauh disampaikan, memperkokoh ideologi Pancasila berarti menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa harus selalu berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial.

Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, sambung Masinton, tantangan terhadap Pancasila semakin nyata. Penyebaran paham ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga disinformasi, mengancam kohesi sosial.

“Oleh karena itu, melalui asta cita, kita dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam segala dimensi kehidupan dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang-ruang digital,” tutur Masinton.

Masih kata Masinton, upacara yang dilaksanakan bukan hanya sekedar berkumpul, tetapi bagian dari peneguhan komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan, nilai-nilai Pancasila, nilai-nilai keadilan, nilai-nilai persatuan, musyawarah, mufakat dan lain sebagainya.

Menurut Masinton, Pancasila harus benar-benar hadir di Tapteng. Pemerintah juga harus menghadirkan layanan publik yang bercirikan semangat Pancasila, tidak boleh diskriminatif, tidak boleh koruptif, dan harus menampakkan wajah Pancasila dalam segala aspek layanan publik yang diselenggarakan oleh Pemkab Tapteng.

“Harus tetap kita jaga dengan kemajemukannya. Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi spirit kita bersama di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.

Upacara Hari Kelahiran Pancasila dirangkai dengan penyerahan piagam penghargaan Whistle Blowing System, kepada ASN yang memberikan informasi laporan penyelewengan dan pelanggaran di lingkungan kerja Pemkab Tapteng tahun 2025

Facebook Comments Box

Penulis : Dzulfadli Tambunan

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Tapteng dan Bupati Taput Tinjau Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Pemkot Bogor Siapkan Perwali, Siswa Wajib Tanam Pohon dari SD hingga SMA
Bupati Bogor Tinjau Kawasan Minapolitan, Akhiri Hari Kerja di Balai Benih Ikan Rancabungur
Bupati Tapteng Terima Audiensi Civitas STAI Barus
Pemerintah Desa Pallakawe, Kecamatan Dampal Selatan, Sukses Gelar Pemilihan Anggota BPD Periode 2026-2034
Bupati Humbahas Hadiri Pangojakhonon Praeses Daerah III Toba-Samosir Di HKI Balige Kota
Kades Pallakawe Usman Bandung Menerima Sertifikat NLP dari Bupati Tolitoli Amran Hi. Yahya
Operasi Penertiban Besar-besaran di Kawasan Puncak, 160 Kios Ilegal Dibongkar
Berita ini 121 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:14 WIB

Bupati Tapteng dan Bupati Taput Tinjau Jalan Penghubung Antar Kecamatan

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:02 WIB

Pemkot Bogor Siapkan Perwali, Siswa Wajib Tanam Pohon dari SD hingga SMA

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:59 WIB

Bupati Bogor Tinjau Kawasan Minapolitan, Akhiri Hari Kerja di Balai Benih Ikan Rancabungur

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:30 WIB

Bupati Tapteng Terima Audiensi Civitas STAI Barus

Senin, 15 Juni 2026 - 22:07 WIB

Bupati Humbahas Hadiri Pangojakhonon Praeses Daerah III Toba-Samosir Di HKI Balige Kota

Berita Terbaru

Lingkungan Hidup

Pemkot Bogor Siapkan Perwali, Siswa Wajib Tanam Pohon dari SD hingga SMA

Selasa, 16 Jun 2026 - 21:02 WIB

Pemerintahan

Bupati Tapteng Terima Audiensi Civitas STAI Barus

Selasa, 16 Jun 2026 - 20:30 WIB