Istri Diduga Selingkuh, Ayah Sekap 2 Anak Kandung

- Redaktur

Rabu, 9 Juli 2025 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Polisi bersama warga berupaya membujuk pelaku membebaskan kedua anaknya yang disekap. (Sangkakala 7/ist)

Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Seorang ayah nekat menyekap dua anak kandungnya yang masih berusia 12 dan 4 tahun, di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Tapteng.

Aksi nekat WS diduga dipicu oleh persoalan rumah tangga. Disebut-sebut, istri WS berselingkuh dengan pria lain.

Penyekapan yang dilakukan WS terjadi pada, Selasa (8/2025), sekitar pukul 01.00 WIB.

Kepala Lingkungan IV Kelurahan Hutanabolon, Benni Sitompul, bersama warga langsung menuju lokasi kejadian, untuk membujuk pelaku membebaskan kedua anaknya.

Walau cukup lama, warga bersama polisi berhasil membujuk pelaku membebaskan anaknya.

Namun pelaku hanya membebaskan satu anaknya. Satu lainnya masih ia sekap sembari memegang sebilah parang.

Warga dan polisi lalu berinisiatif untuk mengajak pelaku masuk ke dalam mobil, guna membicarakan masalah yang terjadi.

Di dalam mobil, salah seorang warga berhasil merebut parang dari tangan pelaku.

Pelaku berikut barang bukti langsung diamankan ke Mapolres Tapteng untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Pelaku bertindak demikian karena tidak terima atas dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh istrinya,” ujar Kepling IV Kelurahan Hutanabolon, Benni Sitompul.

Kapolsek Pandan, Iptu Zul Efendi, membenarkan peristiwa penyekapan yang terjadi.

Zul menyebutkan jika peristiwa tersebut telah dilaporkan secara resmi melalui Laporan Polisi Nomor: LP/B/354/VII/2025/SPKT/RES TAPTENG/POLDASU.

Saat ini, kasus tersebut dalam penanganan Unit Reskrim Polres Tapanuli Tengah.

“Kita telah mengambil sejumlah langkah, termasuk pemeriksaan pelapor dan saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti untuk kelanjutan proses hukum,” kata Zul Efendi.

Facebook Comments Box

Penulis : Dzulfadli Tambunan

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Polres Humbahas Gerebek Judi Tembak Ikan di Desa Hutajulu, Tiga Pelaku Diamankan
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
Sempat Melarikan Diri, Terduga Pelaku Penikaman Ditangkap Polisi
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Bangunan Pariwisata Terpadu Tambunan Lumban Pea Diduga Mangkrak, Puluhan Miliar Jadi Sorotan Publik
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
Berita ini 201 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:55 WIB

Polres Humbahas Gerebek Judi Tembak Ikan di Desa Hutajulu, Tiga Pelaku Diamankan

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Kamis, 17 September 2026 - 17:31 WIB

Sempat Melarikan Diri, Terduga Pelaku Penikaman Ditangkap Polisi

Senin, 14 September 2026 - 22:25 WIB

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE

Berita Terbaru

Pemerintahan

ASN Pemkab Tapteng Gotong Royong Bersihkan Material Sisa Banjir

Jumat, 2 Okt 2026 - 22:14 WIB