Sukabumi, Jabar || Sangkakala 7
Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Sukabumi, Jawa Barat, menyusul hujan deras yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir. Longsor terjadi di sejumlah lokasi, menyebabkan gangguan akses jalan dan kerusakan ringan pada infrastruktur di kawasan Kabupaten Sukabumi, Kamis, 18/12/2025.
Longsor terjadi di Kampung Cipicung dan beberapa Titik Jalan. Longsor terbesar terjadi di Kampung Cipicung, Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan, di mana material tanah dan batu menutup akses jalan utama sepanjang kurang lebih 20 meter dan setinggi 2–3 meter sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Proses pembersihan material terus dilakukan oleh tim gabungan petugas dan warga setempat.
Selain itu, hujan deras juga memicu longsor di jalur provinsi Loji–Palangpang, tepatnya di Desa Sangrawayang (Kecamatan Simpenan) dan Desa Girimukti (Kecamatan Ciemas), dengan total delapan titik longsoran yang menutup jalan sehingga sementara waktu akses kendaraan roda empat dibatasi.
Dampak Akses Jalan dan Infrastruktur, material longsoran di beberapa titik ruas jalan membuat akses transportasi terganggu signifikan. Kendaraan roda empat belum bisa melintas di sejumlah jalan terdampak. Masyarakat dihimbau berhati-hati dan menggunakan jalur alternatif hingga proses pembersihan selesai.
Upaya penanganan tim gabungan dari BPBD, dinas terkait, dan relawan setempat secara aktif melakukan evakuasi material agar jalan kembali dapat dilalui. Petugas juga terus memantau titik-titik rawan longsor untuk mengantisipasi kejadian susulan. Hingga kini belum dilaporkan adanya korban jiwa, namun dampak kerusakan infrastruktur dan pemutusan akses menjadi perhatian utama.
BPBD setempat mengimbau warga di daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan intensitas tinggi berlanjut. Warga juga diminta menghindari area tebing curam atau lereng yang jenuh air karena potensi longsor susulan masih tinggi.
Penulis : Heri
Editor : Priyatna








