Kota Bogor, Jabar || Sangkakala 7
Deretan pohon rindang dengan kanopi rapat menjadikan kawasan Hutan CIFOR sebagai salah satu ruang hijau terpenting di Kota Bogor. Berada di kawasan Situ Gede, hutan lindung ini tidak hanya menjadi penyangga ekosistem, tetapi juga saksi sejarah panjang upaya konservasi hutan di Indonesia. Rabu, 31/2025.
Hutan CIFOR dikenal dengan pepohonan tinggi berusia puluhan tahun yang menciptakan suasana sejuk dan alami. Vegetasi yang beragam berperan penting menjaga keseimbangan lingkungan, mulai dari menyerap karbon, menahan limpasan air hujan, hingga menjadi habitat berbagai satwa liar seperti burung, serangga, dan mamalia kecil.
Selain fungsi ekologis, kawasan ini juga menjadi ruang edukasi dan penelitian. Aktivitas penelitian kehutanan dan lingkungan kerap dilakukan untuk mengkaji perubahan iklim, keanekaragaman hayati, serta pengelolaan hutan berkelanjutan.
Secara historis, Hutan Lindung CIFOR terbentuk seiring berdirinya Center for International Forestry Research (CIFOR) pada awal 1990-an. Lembaga riset kehutanan internasional ini menjadikan kawasan hutan di Bogor sebagai pusat penelitian global tentang hutan tropis dan kebijakan kehutanan. Sejak saat itu, area hutan dijaga ketat sebagai kawasan lindung yang tidak boleh dialihfungsikan.
Keberadaan Hutan CIFOR menjadi bukti pentingnya sinergi antara riset ilmiah dan pelestarian lingkungan. Di tengah pesatnya pembangunan perkotaan Bogor, kawasan ini tetap berdiri sebagai paru-paru hijau yang menjaga kualitas udara dan keseimbangan alam.
Pemerintah daerah bersama pengelola kawasan terus mendorong perlindungan hutan CIFOR agar tetap lestari, sekaligus mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian pohon-pohon rindang yang menjadi warisan ekologis bagi generasi mendatang.
Penulis : Heri
Editor : Priyatna








