Warga Cijujung Sukaraja Keluhkan Asap Tebal Pabrik, Khawatir Dampak Kesehatan

- Redaktur

Minggu, 4 Januari 2026 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, JABAR || Sangkakala 7
Warga Blok Parigi RT 004 RW 010, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, mengeluhkan kepulan asap tebal yang diduga berasal dari sebuah pabrik di sekitar kawasan permukiman mereka. Asap tersebut mulai terlihat sejak pagi hari dan berlangsung selama beberapa jam. Minggu, 04/01/2026.

Kepulan asap berwarna gelap itu membuat kualitas udara di lingkungan warga menurun drastis. Udara yang biasanya terasa segar berubah menjadi pengap dan penuh polusi, sehingga aktivitas warga terganggu.

“Semenjak pagi asapnya sudah keluar, baunya menyengat dan bikin sesak napas. Anak-anak jadi tidak bisa bermain di luar,” ujar salah satu warga setempat.

Warga mengaku khawatir dengan dampak kesehatan yang ditimbulkan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan. Beberapa warga bahkan memilih menutup pintu dan jendela rumah untuk mengurangi paparan asap.

Selain menimbulkan gangguan kesehatan, asap tebal tersebut juga mengganggu kenyamanan lingkungan. Jarak pandang di sekitar permukiman sempat berkurang akibat kepulan asap yang terus menyebar.

Warga berharap pemerintah desa, kecamatan, hingga dinas terkait di Kabupaten Bogor segera turun tangan untuk melakukan pengecekan dan menindaklanjuti keluhan tersebut. Mereka meminta agar pihak pabrik mematuhi aturan pengelolaan limbah dan emisi agar tidak merugikan masyarakat sekitar.

“Jangan sampai kami terus-menerus menghirup udara kotor. Kami butuh lingkungan yang sehat,” tegas warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pabrik maupun instansi terkait mengenai penyebab dan penanganan kepulan asap tersebut.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Lemahnya Pengawasan Lingkungan Hidup, PGM Labura Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati dan Lingkungan Hidup
Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Tengah Hujan, Forkopimda dan Warga Jaga Ekosistem Setu Citatah
Kampung Estetik di Bojonggede Bikin Takjub, Warga Sulap Gang Biasa Jadi Eksotik
Dedi Mulyadi Tegaskan Jangan Rusak Tanah Bogor : “Bogor Itu Tanah Keramat”
Kawasan Hijau di Sentul City Gundul Usai Penebangan, Warga Protes dan Soroti Transparansi ‎
HUT Del ke-25, 1.000 Bibit Pohon Ditanam Dukung Kelestarian Lingkungan di Toba
Penambangan Pasir Diduga Ilegal, Camat Bangun Purba Boby Arianto, S.STP., M.AP Akan Periksa Keberadaannya
Proyek Galian Kabel di Kebon Kelapa Picu Jalan Kotor dan Kemacetan
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:46 WIB

Lemahnya Pengawasan Lingkungan Hidup, PGM Labura Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati dan Lingkungan Hidup

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:35 WIB

Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Tengah Hujan, Forkopimda dan Warga Jaga Ekosistem Setu Citatah

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:05 WIB

Kampung Estetik di Bojonggede Bikin Takjub, Warga Sulap Gang Biasa Jadi Eksotik

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:51 WIB

Dedi Mulyadi Tegaskan Jangan Rusak Tanah Bogor : “Bogor Itu Tanah Keramat”

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:44 WIB

Kawasan Hijau di Sentul City Gundul Usai Penebangan, Warga Protes dan Soroti Transparansi ‎

Berita Terbaru