Adikarya Parlemen:
H.Irpan Haeroni.SE Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat.
Kabupaten Bekasi || Sangkakala7.tv
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Irpan Haeroni.SM, mendorong agar Pemerintah dapat menjaga stabilitas ketenagakerjaan di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Bekasi.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat perlu menerapkan strategi jangka panjang untuk mengurangi angka pengangguran yang tetap tinggi. Berdasarkan data yang ada angka pengangguran di Jabar masih relatif tinggi.
“Saya prihatin dan khawatir jumlah penduduk yang menganggur di Provinsi Jawa Barat cukup besar. Kemungkinan ada potensi pengangguran yang jauh lebih besar karena mungkin ada yang belum tercatat,”kata Irpan, pada Jumat, (13/03/2026).
Menurutnya, salah satunya fokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), yaitu mengubah kurikulum hingga revitalisasi balai latihan kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan industri saat ini.
Menjaga stabilitas ketenagakerjaan dapat dilakukan melalui “Kolaborasi Tripartit” (pemerintah, pengusaha, pekerja), pembentukan Satgas PHK untuk memitigasi risiko, pelatihan vokasi, serta perlindungan jaminan sosial.
Hal ini bertujuan untuk menciptakan pasar kerja kondusif, meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan, dan memberikan kepastian hukum untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kolaborasi dengan industri menjadi salah satu solusi tepat, ini kesempatan bagus untuk memperkuat kemitraan dengan industri,” lugasnya.
Selain itu, Anggota Komisi V DPRD Jabar lX Kabupaten Bekasi Irpan Haeroni mengatakan, penguatan sektor ekonomi lokal pun bisa menjadi solusi untuk mengurangi angka pengangguran. Seperti memberikan insentif, pelatihan, akses permodalan yang mudah bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) supaya mampu bertahan dan berkembang ditengah gejolak ekonomi.
Irpan menambahkan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat menyerap tenaga kerja, tutupnya.
Penulis : R-001
Editor : Priyatna








