Pelatihan TAGANA, Wabup Toba : “Ancaman Bencana Nyata di Tapanuli, SDM & Infrastruktur Perlu Diperkuat dengan Serius ”

- Redaktur

Rabu, 25 Maret 2026 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala7.tv || Toba, Sumut
Di tengah tingginya potensi bencana di kawasan Kabupaten Toba dan wilayah Tapanuli, Wakil Bupati Audi Murphy O. Sitorus secara tegas menyoroti pentingnya kesiapsiagaan yang tidak hanya bersifat seremonial.

Hal itu disampaikannya saat membuka pelatihan dasar penanggulangan bencana Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Unsur Rajawali di Dharmala Camping Ground Pangkodian, Selasa (24/3/2026).

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, 24–26 Maret 2026 ini diikuti oleh 149 relawan dari berbagai daerah di kawasan Tapanuli hingga luar daerah seperti Aceh. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas relawan, di tengah ancaman bencana yang kerap berulang namun belum sepenuhnya diimbangi kesiapan lapangan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa wilayah Tapanuli merupakan daerah rawan bencana, mulai dari longsor, gempa bumi hingga banjir. Namun di sisi lain, kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur penanggulangan dinilai masih perlu diperkuat secara serius.

“Kita ini tinggal di wilayah yang rawan. Longsor, gempa, banjir itu bukan potensi lagi, tapi ancaman nyata. Karena itu, kita tidak bisa hanya mengandalkan niat baik, harus ada kemampuan dan kesiapan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa selama ini masih banyak relawan yang bergerak hanya bermodalkan kepedulian tanpa dibekali pengetahuan teknis yang memadai. Kondisi tersebut dinilai berisiko, baik bagi korban maupun relawan itu sendiri.

“Sering kali kita lihat, niat menolong ada, tapi tidak paham SOP. Ini berbahaya. Penanganan bencana itu ada ilmunya, ada prosedurnya. Kalau tidak dipahami, justru bisa menambah korban,” ujarnya mengkritisi.

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali berbagai keterampilan dasar seperti water rescue, vertical rescue, penguatan shelter, advokasi sosial, hingga simulasi penanganan bencana longsor dan gempa. Namun demikian, pelatihan semacam ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan rutin semata, melainkan menjadi bagian dari sistem kesiapsiagaan yang berkelanjutan.

Di sisi lain, muncul pertanyaan publik terkait sejauh mana dukungan pemerintah terhadap para relawan di lapangan. Pasalnya, dalam banyak kejadian bencana, relawan kerap menjadi garda terdepan, sementara dukungan logistik, peralatan, dan koordinasi masih kerap menjadi kendala klasik.

Pelatihan ini menjadi momentum penting, bukan hanya untuk meningkatkan kapasitas relawan, tetapi juga sebagai pengingat bahwa ancaman bencana di kawasan Tapanuli membutuhkan penanganan yang lebih serius, terencana, dan tidak setengah hati.

Jika tidak diimbangi dengan kebijakan yang kuat dan dukungan nyata di lapangan, pelatihan semacam ini dikhawatirkan hanya menjadi rutinitas tanpa dampak signifikan dalam mengurangi risiko bencana.

Facebook Comments Box

Penulis : Ramli Hutapea

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Tapteng Sampaikan Ranperda APBD TA 2027, Fokus Pemulihan Pascabencana dan Ketahanan Daerah
Sidak Tiga Dapur MBG, Bupati Humbahas Pastikan Kualitas dan Keamanan Pangan
468 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana
Sekdakab Tapteng Tutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI
Bupati Tapteng dan Satgas PRR Pusat Tinjau Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Kecamatan Tukka
Wabup Toba Bacakan Pidato Menpora Pada Hari Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Patriotisme dan Empati
Bupati Humbahas Bahas Hibah Aset Tanah dan Relokasi Kantor KPU
Bupati Humbahas Dorong APBD 2027 Tepat Sasaran, Rancangan Anggaran Rp855,54 Miliar
Berita ini 19 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bupati Tapteng Sampaikan Ranperda APBD TA 2027, Fokus Pemulihan Pascabencana dan Ketahanan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Sidak Tiga Dapur MBG, Bupati Humbahas Pastikan Kualitas dan Keamanan Pangan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:29 WIB

468 Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Sekdakab Tapteng Tutup Lomba Bertutur Tingkat SD/MI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Bupati Tapteng dan Satgas PRR Pusat Tinjau Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Kecamatan Tukka

Berita Terbaru