Diduga Intimidasi Pasien, Dokter Umum di Sukaraja Bogor Dilaporkan ke Polisi

- Redaktur

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala7.tv || Kabupaten Bogor, Jabar
Seorang Dokter Umum berinisial DA yang membuka praktik di Jalan Nangka, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah diduga melakukan tindakan intimidasi berat terhadap pasiennya. Kamis, 26/03/2026.
‎
‎Kasus ini menjadi sorotan masyarakat karena tindakan yang seharusnya mengedepankan pelayanan medis justru berujung pada dugaan ancaman kekerasan.
‎
‎Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 12 Maret 2026. Korban berinisial PBN datang ke klinik untuk berobat. Setelah menunggu giliran, korban akhirnya masuk ke ruang pemeriksaan. Namun, suasana mendadak tegang saat dokter menegur korban dengan nada tinggi agar melepas sandal.
‎
‎Korban kemudian merespons dengan mempertanyakan hal tersebut, mengingat dokter juga mengenakan alas kaki serupa. “Abang juga pakai sandal, apa bedanya,” ujar korban, yang dimaksudkan sebagai candaan.
‎
‎Diduga, ucapan tersebut justru memicu emosi sang dokter. Dengan nada kasar, dokter mengusir korban sambil menyatakan bahwa tempat tersebut adalah rumahnya dan ia berhak mengatur.
‎
‎Situasi semakin memanas ketika dokter disebut meninggalkan ruangan dan kembali membawa sebuah golok. Ia diduga hendak mengayunkan senjata tajam tersebut ke arah korban. Merasa terancam, korban memilih meminta maaf dan segera meninggalkan lokasi.
‎
‎Setibanya di rumah, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bogor dengan didampingi kuasa hukumnya, James Sitorus. Laporan resmi tercatat dengan nomor: LP/B/262/III/2026/SPKT/Polres Bogor/Polda Jawa Barat.
‎
‎Korban berharap aparat kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut sesuai hukum yang berlaku agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.
‎
‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak dokter maupun kepolisian terkait perkembangan kasus tersebut.

Facebook Comments Box

Penulis : KB-040

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya
Polsek Kualuh Leidong Gempur Sarang Narkoba di Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir
Gerebek Sarang Narkoba di Batubara, Polisi Sita 111 Gram Sabu dan Uang Tunai Rp 127 Juta
80 Pil Ekstasi Disita dari Tempat Parkiran Hiburan Malam Singapore Land
Kapolsek VII Koto Ilir Turun ke Lokasi Dugaan PETI, Tak Ditemukan Aktivitas Saat Sungai Surut
Sidang Praperadilan Luis, Saksi Ahli: Tindak Pidana TNI Wajib Diproses Penyidik Polri
Pondok Sarang Narkoba Digerebek, Polisi Ringkus Pengedar Sabu dan Ganja
Persempit Ruang Gerak Narkoba, Polres Humbahas Gelar Operasi Sarang Narkoba
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Polsek Kualuh Leidong Gempur Sarang Narkoba di Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Gerebek Sarang Narkoba di Batubara, Polisi Sita 111 Gram Sabu dan Uang Tunai Rp 127 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:11 WIB

80 Pil Ekstasi Disita dari Tempat Parkiran Hiburan Malam Singapore Land

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Kapolsek VII Koto Ilir Turun ke Lokasi Dugaan PETI, Tak Ditemukan Aktivitas Saat Sungai Surut

Berita Terbaru

TNI

Danrem 023/KS Tinjau Pembangunan Jembatan Silakubuk

Senin, 26 Okt 2026 - 17:55 WIB