Sangkakala7.tv || Kota Bogor, Jabar
Dugaan adanya oknum yang melindungi Pedagang Kaki Lima (PKL) mencuat di tengah upaya penataan kawasan Pasar Bogor yang tengah digencarkan pemerintah daerah. Isu ini menjadi sorotan karena dinilai menghambat proses penertiban yang bertujuan menciptakan ketertiban dan kenyamanan lingkungan pasar. Senin, 30/03/2026.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan adanya indikasi keterlibatan sejumlah pihak yang diduga “bermain” di balik aktivitas PKL yang masih nekat berjualan di area terlarang. Menurutnya, praktik tersebut tidak bisa dibiarkan karena bertentangan dengan kebijakan penataan yang sedang dijalankan.
“Jadi saya minta tolong ke Kapolresta dan Pak Dandim, apabila ada yang selama ini mengaku-ngaku pensiunan Pemda, pensiunan kesatuan yang membacking para pedagang untuk ditindak,” tegas Dedie.
Ia menyebutkan, pihak-pihak yang diduga terlibat antara lain preman hingga oknum yang mengatasnamakan pensiunan aparatur pemerintah daerah. Kehadiran mereka dinilai memperkeruh situasi dan membuat penertiban PKL menjadi tidak efektif.
Dedie menegaskan, penataan Pasar Bogor merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat yang harus dilaksanakan secara konsisten oleh pemerintah daerah. Oleh karena itu, tidak boleh ada pihak mana pun yang mencoba menghambat atau bahkan bertentangan dengan arah kebijakan tersebut.
“Penataan ini bukan semata-mata kebijakan daerah, tapi juga bagian dari kebijakan nasional. Jadi semua harus mendukung, tidak boleh ada yang justru melawan,” ujarnya.
Pemerintah Kota Bogor pun berharap aparat penegak hukum dapat segera turun tangan untuk menyelidiki dan menindak tegas oknum-oknum yang terbukti terlibat. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan penataan kawasan Pasar Bogor berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Dengan adanya dukungan penuh dari aparat serta kesadaran bersama, penataan kawasan Pasar Bogor diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Penulis : Heri
Editor : Priyatna








