Komisi IV DPR RI Apresiasi Inovasi Perikanan di Balai Riset Sempur Kota Bogor

- Redaktur

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala7.tv || Kota Bogor, Jabar
Anggota Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, bersama Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, melakukan kunjungan kerja spesifik ke Balai Riset Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan pada Selasa (31/03/2026).

Kunjungan yang berlangsung di kawasan Sempur tersebut bertujuan untuk meninjau langsung berbagai inovasi di sektor perikanan budidaya, sekaligus menyerap aspirasi terkait kendala yang dihadapi para pelaku usaha.

Dalam keterangannya, Titiek Soeharto menyampaikan apresiasi terhadap inovasi yang dikembangkan balai riset. Salah satu yang menjadi perhatian adalah alat pengasapan ikan, khususnya lele, yang dinilai sangat membantu pembudidaya.

“Alat ini sangat bermanfaat, terutama bagi pembudidaya yang tidak memiliki fasilitas freezer. Dengan alat ini, ikan tetap bisa diawetkan dan dipasarkan,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar alat pengasapan tersebut dapat diproduksi secara massal dan didistribusikan sebagai bantuan kepada para pembudidaya ikan. Menurutnya, biaya pembuatan alat tersebut relatif terjangkau namun memiliki nilai guna yang tinggi.

Selain itu, Komisi IV DPR RI turut menyoroti inovasi pakan ikan berbasis bioflok yang dinilai mampu mempercepat masa panen dengan biaya lebih efisien. Beragam produk olahan hasil perikanan yang dipamerkan juga dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kebutuhan dapur rumah tangga.

Di sisi lain, kunjungan tersebut juga mengungkap persoalan klasik di sektor perikanan, yakni kekurangan tenaga penyuluh. Saat ini jumlah penyuluh perikanan di Indonesia tercatat kurang dari 4.000 orang, sementara kebutuhan ideal mencapai sekitar 12.000 orang.

Menanggapi hal itu, Komisi IV DPR RI berkomitmen untuk mendorong kementerian terkait agar menambah jumlah tenaga penyuluh perikanan. Keberadaan penyuluh dinilai sangat penting dalam mendampingi pembudidaya dan nelayan di berbagai daerah.

“Kami akan mendorong kementerian untuk menambah jumlah penyuluh perikanan karena peran mereka sangat dibutuhkan oleh para pembudidaya dan nelayan di seluruh Indonesia,” tegas Titiek.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap pengembangan inovasi di sektor perikanan serta meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha budidaya di Tanah Air.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

DPRD Toba Setujui Dua Ranperda Menjadi Peraturan Daerah l
Pandangan Umum Fraksi DPRD Toba atas Dua Ranperda Usulan Eksekutif
Rapat Paripurna DPRD Toba, Penyampaian Hasil Pelaksanaan Reses II TA 2026
Baleg DPR RI Laksanakan Kunjungan Kerja Reses ke Kabupaten Toba
DPRD Setujui LKPJ Bupati Deli Serdang Tahun Anggaran 2025
Komisi V DPRD Jabar Respons Desakan 34 Ormas, Perda OPSM Ditarget Masuk Prioritas 2026
DPRD Kabupaten Toba Sampaikan Rekomendasi terhadap LKPj Bupati TA 2025
Rinto Simanjuntak Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Toba Gantikan Mangatas Silaen
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:09 WIB

DPRD Toba Setujui Dua Ranperda Menjadi Peraturan Daerah l

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:38 WIB

Pandangan Umum Fraksi DPRD Toba atas Dua Ranperda Usulan Eksekutif

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:24 WIB

Rapat Paripurna DPRD Toba, Penyampaian Hasil Pelaksanaan Reses II TA 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:50 WIB

Baleg DPR RI Laksanakan Kunjungan Kerja Reses ke Kabupaten Toba

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:26 WIB

DPRD Setujui LKPJ Bupati Deli Serdang Tahun Anggaran 2025

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Humbahas Ajak Wujudkan Lingkungan Aman Dan Ramah Anak

Sabtu, 25 Jul 2026 - 16:52 WIB