Diduga Keracunan MBG, Puluhan Siswa di Lintongnihuta Dievakuasi ke Puskesmas dan RSUD Dolok Sanggul

- Redaktur

Kamis, 2 April 2026 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala7.tv || Humbahas, Sumut
Sejumlah siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA di Desa Nagasaribu, Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, diduga mengalami keracunan makanan yang dikaitkan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (02/04/2026).

Program MBG sendiri dikelola melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni unit yang dibentuk oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengelola, memproduksi, dan mendistribusikan makanan bergizi kepada masyarakat.

Diketahui, dapur MBG yang beroperasi di wilayah tersebut bernama Dapur MBG Gerindra–Holong Ondolan, yang berada di bawah naungan Yayasan Holong Ondolan – Indonesia Emas.

Dapur ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Nagasaribu, Kecamatan Lintongnihuta, dan kini menjadi bahan pembicaraan setelah sejumlah pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA, yang diduga mengalami keracunan makanan.

Dalam kejadian tersebut, para siswa yang mengalami gejala langsung dievakuasi menggunakan ambulans ke Puskesmas Sigompul. Sebagian lainnya dirujuk ke RSUD Dolok Sanggul guna mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun, sebanyak 13 siswa menjalani penanganan di Puskesmas Sigompul. Dari jumlah tersebut, 7 orang sempat dirujuk ke RSUD Dolok Sanggul dan mendapat perawatan di ruang Unit Gawat Darurat (UGD).

Kepala Puskesmas Sigompul Kecamatan Lintongnihuta, Rina J. Nababan, menyampaikan bahwa 5 pasien telah diperbolehkan pulang setelah kondisi mereka membaik, sementara 2 pasien lainnya masih menjalani perawatan intensif.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 3 Nagasaribu, Rumondang Sihombing, mengungkapkan bahwa 5 siswa dari sekolah tersebut turut mengalami gejala serupa. Ia juga menyebutkan bahwa seorang guru ikut terdampak.

Namun, seluruhnya telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis di RSUD Dolok Sanggul.

“Untuk saat ini kami belum dapat menyimpulkan penyebab kejadian. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak rumah sakit,” ujarnya.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari instansi berwenang terkait penyebab pasti dugaan keracunan tersebut. Pihak kepolisian melalui Polsek Lintongnihuta menyarankan agar konfirmasi lebih lanjut dilakukan kepada pihak penyelenggara program MBG.

Sementara itu, dapur MBG yang diduga menjadi sumber makanan diketahui dalam kondisi tutup saat hendak dikonfirmasi, sehingga belum diperoleh keterangan dari pihak pengelola.

Kepala SMP Negeri 016 Nagasaribu, Heppy Naibaho, juga menyatakan pihaknya masih menunggu hasil resmi dari RSUD Dolok Sanggul sebelum memberikan keterangan lebih lanjut.

Media ini masih terus melakukan penelusuran dan konfirmasi guna memastikan perkembangan kondisi para siswa serta penyebab pasti kejadian tersebut.

Facebook Comments Box

Penulis : KB-061

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan
Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter
Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Berita Terbaru