Foto : Rapat koordinasi masa transisi darurat ke pemulihan pascabencana, di Ruang Rapat Cendrawasih, Sabtu (4/4/2026). (Sangkakala 7/ist).
Sangkakala7.tv || Tapteng, Sumut ||
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng), menggelar rapat koordinasi masa transisi darurat ke pemulihan pascabencana, di Ruang Rapat Cendrawasih, Sabtu (4/4/2026).
Rapat koordinasi bertujuan untuk memastikan pemulihan kehidupan masyarakat berjalan cepat, terpadu, khususnya terkait penerima Jaminan Hidup (Jadup) dan Dana Tunggu Hunian (DTH).
“Masa transisi darurat ke pemulihan harus berorientasi pada pelayanan masyarakat. Kita harus melakukan perencanaan yang baik,” ujar Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu.
Masinton menegaskan, Huntara, Huntap, infrastruktur jalan dan jembatan, serta air bersih dan sanitasi secepatnya harus berfungsi. Penerima Jadup dan DTH harus segera diselesaikan.
“Kita bekerja atas dasar kemanusiaan. Semua OPD juga harus punya ide, jangan monoton saja. Bagaimana membangkitkan sektor pertanian, UMKM, dan sektor lainnya, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Bupati Tapteng.
Menurutnya, masyarakat sangat berharap pada pemerintah dalam penanggulangan bencana. Oleh karena itu, seluruh stakeholder harus bersikap responsif dan berorientasi pada hasil.
“Intinya, beralih dari budaya kerja formalitas (menunggu instruksi) ke budaya kerja yang inisiatif dan antisipatif,” pungkas Masinton.
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna








