Petani di Tamansari Bogor Mengaku Diintimidasi, Desak Gubernur Turun Tangan

- Redaktur

Minggu, 26 April 2026 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kabupaten Bogor, Jabar
Sejumlah petani di wilayah Tamansari, kaki Gunung Salak, Kabupaten Bogor, mengaku mengalami intimidasi di tengah ancaman kerusakan lahan pertanian yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka.

‎Kondisi di lapangan disebut semakin mengkhawatirkan. Para petani mulai menerima surat somasi untuk mengosongkan lahan yang telah lama mereka garap. Bahkan, surat tersebut dilaporkan telah dilayangkan kepada Ketua Kelompok Tani setempat sejak beberapa hari terakhir.

‎Selain ancaman pengosongan lahan, para petani juga menghadapi tekanan saat berupaya mempertahankan wilayah garapannya. Situasi ini membuat warga merasa tidak aman dan khawatir akan masa depan mereka.

‎Di sisi lain, kawasan Tamansari dikenal sebagai daerah resapan air yang memiliki fungsi vital bagi lingkungan, khususnya di kawasan lereng Gunung Salak. Selain itu, wilayah ini juga menjadi salah satu penopang ketahanan pangan lokal. Namun, lahan yang sebelumnya produktif kini disebut mulai rusak dan terancam hilang.

‎Warga menilai persoalan ini tidak hanya menyangkut kepemilikan atau penguasaan lahan, tetapi juga berdampak luas terhadap keberlanjutan lingkungan dan ketersediaan pangan di masa depan.

‎Atas kondisi tersebut, para petani mendesak Dedi Mulyadi untuk turun langsung ke lokasi guna mengecek situasi di lapangan. Mereka juga meminta pemerintah meninjau kembali perizinan serta dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dari perusahaan yang beraktivitas di wilayah tersebut.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Humbahas Terima Predikat Opini WTP ke-10 Kali Berturut-turut dari BPK RI Perwakilan Sumut
Pelayanan SKCK di MPP Kendal Resmi Beroperasi Kembali, Ini Jadwal Lengkapnya
Polres Tojo Una-Una Dampingi Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026
BMKG: Utara Jawa Barat Masuk Musim Kemarau Lebih Awal, Bogor Raya dan Sekitarnya Menyusul Juni
Pemkab Bogor Tutup TPA Ilegal di Waru Jaya Parung, Warga Sambut Positif ‎
Direktur PDAM Uwe Lino Imran. SH, Bersihkan Material Sidemen dan Mengganti Komponen Mekanikal Elektrikal yang Rusak
Masyarakat Surati DPRD Humbahas, Minta RDP Terkait Dugaan Keracunan MBG
Pengangguran di Kota Bogor Capai 88 Ribu Orang, Pemkot Genjot Job Fair dan Pelatihan Kerja
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:08 WIB

Bupati Humbahas Terima Predikat Opini WTP ke-10 Kali Berturut-turut dari BPK RI Perwakilan Sumut

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:35 WIB

Pelayanan SKCK di MPP Kendal Resmi Beroperasi Kembali, Ini Jadwal Lengkapnya

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:25 WIB

Polres Tojo Una-Una Dampingi Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:08 WIB

BMKG: Utara Jawa Barat Masuk Musim Kemarau Lebih Awal, Bogor Raya dan Sekitarnya Menyusul Juni

Minggu, 26 April 2026 - 08:42 WIB

Petani di Tamansari Bogor Mengaku Diintimidasi, Desak Gubernur Turun Tangan

Berita Terbaru