Sangkakala 7|| Kota Bogor, Jabar
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Barat diprediksi akan mengalami perbedaan waktu awal musim kemarau pada tahun ini.
Wilayah utara Jawa Barat seperti Bekasi bagian utara, Karawang, hingga Indramayu diperkirakan akan memasuki musim kemarau lebih awal, yakni pada periode Maret hingga April.
Sementara itu, wilayah lain di Jawa Barat justru diprediksi mengalami awal musim kemarau lebih lambat. Beberapa daerah yang diperkirakan baru memasuki musim kemarau sekitar bulan Juni antara lain Bogor Raya, Cianjur, Bandung Raya, Garut, Tasikmalaya, hingga Pangandaran.
BMKG menjelaskan bahwa perbedaan ini dipengaruhi oleh kondisi geografis serta dinamika atmosfer regional yang menyebabkan distribusi curah hujan tidak merata di seluruh wilayah Jawa Barat.
Masyarakat diimbau untuk mulai mengantisipasi perubahan musim ini, khususnya di wilayah yang lebih awal mengalami kemarau, dengan mengelola ketersediaan air serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan.
Sementara bagi wilayah yang masih mengalami hujan hingga pertengahan tahun, warga diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai angin kencang yang masih dapat terjadi pada masa peralihan musim.
Penulis : Heri
Editor : Priyatna








