Sangkakala 7 || Kabupaten Toba, Sumut
Usai mengikuti ibadah Perayaan Paskah se-Rayon Asahan sekaligus penggalangan dana pembangunan Gereja Katolik St. Markus Adian Baja, Paroki St. Pius X Aek Kanopan, masyarakat Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, menggelar temu ramah bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba dan Kapolres Toba di halaman kantor desa.
Dalam suasana penuh kekeluargaan itu, warga secara terbuka menyampaikan keresahan mereka terkait maraknya penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut.
Bahkan, peredaran narkoba disebut telah berdampak pada meningkatnya aksi pencurian hasil perkebunan milik masyarakat.
“Kami berharap ini menjadi atensi Bapak Kapolres. Kami sudah sangat resah dengan peredaran narkoba di desa kami,” ujar Wasinton Siagian, salah satu tokoh masyarakat.
Menanggapi hal tersebut,
Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, mengakui bahwa keterbatasan personel menjadi salah satu tantangan dalam penanganan kasus di lapangan.
“Polisi tidak bisa hadir 1 x 24 jam di semua tempat. Namun kami berterima kasih atas dukungan masyarakat terhadap tugas Polri,” ungkapnya.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk memperkuat peran aktif di lingkungan masing-masing dengan memberdayakan simpul-simpul sosial yang ada di desa serta menjalin koordinasi dengan Bhabinkamtibmas.
Ia menekankan pentingnya membangun “imun sosial” sebagai bentuk kewaspadaan bersama terhadap berbagai potensi tindak kejahatan.
Selain itu, Kapolres mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan pengaduan melalui hotline 110 yang dapat diakses selama 24 jam.
“Silakan hubungi jika ada tindak pidana atau kejadian seperti kecelakaan. Namun jangan disalahgunakan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, dalam arahannya menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan secara sepihak, melainkan membutuhkan kerja sama semua pihak.
“Untuk memberantas narkoba, kita harus bekerja sama. Jika masyarakat tidak berani melapor, maka kita semua bisa menjadi korban,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi tindak pidana kepada aparat penegak hukum.
“Jangan takut melapor. Itu bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan dan sesama,” tambahnya.
Kegiatan temu ramah ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat kepolisian dalam menghadapi ancaman narkoba di wilayah Kabupaten Toba.
Penulis : Ramli Hutapea
Editor : Priyatna








