Warga Desa Meranti Timur Sampaikan Keluhan Maraknya Peredaran Narkoba

- Redaktur

Senin, 4 Mei 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kabupaten Toba, Sumut
Usai mengikuti ibadah Perayaan Paskah se-Rayon Asahan sekaligus penggalangan dana pembangunan Gereja Katolik St. Markus Adian Baja, Paroki St. Pius X Aek Kanopan, masyarakat Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, menggelar temu ramah bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba dan Kapolres Toba di halaman kantor desa.

Dalam suasana penuh kekeluargaan itu, warga secara terbuka menyampaikan keresahan mereka terkait maraknya penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut.

Bahkan, peredaran narkoba disebut telah berdampak pada meningkatnya aksi pencurian hasil perkebunan milik masyarakat.
“Kami berharap ini menjadi atensi Bapak Kapolres. Kami sudah sangat resah dengan peredaran narkoba di desa kami,” ujar Wasinton Siagian, salah satu tokoh masyarakat.
Menanggapi hal tersebut,

Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, mengakui bahwa keterbatasan personel menjadi salah satu tantangan dalam penanganan kasus di lapangan.
“Polisi tidak bisa hadir 1 x 24 jam di semua tempat. Namun kami berterima kasih atas dukungan masyarakat terhadap tugas Polri,” ungkapnya.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk memperkuat peran aktif di lingkungan masing-masing dengan memberdayakan simpul-simpul sosial yang ada di desa serta menjalin koordinasi dengan Bhabinkamtibmas.

Ia menekankan pentingnya membangun “imun sosial” sebagai bentuk kewaspadaan bersama terhadap berbagai potensi tindak kejahatan.

Selain itu, Kapolres mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan pengaduan melalui hotline 110 yang dapat diakses selama 24 jam.
“Silakan hubungi jika ada tindak pidana atau kejadian seperti kecelakaan. Namun jangan disalahgunakan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, dalam arahannya menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan secara sepihak, melainkan membutuhkan kerja sama semua pihak.
“Untuk memberantas narkoba, kita harus bekerja sama. Jika masyarakat tidak berani melapor, maka kita semua bisa menjadi korban,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi tindak pidana kepada aparat penegak hukum.
“Jangan takut melapor. Itu bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan dan sesama,” tambahnya.

Kegiatan temu ramah ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat kepolisian dalam menghadapi ancaman narkoba di wilayah Kabupaten Toba.

Facebook Comments Box

Penulis : Ramli Hutapea

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Sinergi Polisi dan TNI Gagalkan Peredaran Sabu 8,7 Gram di Kendal, Pelaku Ditangkap
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Berujung Maut, Polres Humbahas Peragakan 26 Adegan
Terduga Pelaku Curanmor dan Kepemilikan Obat Terlarang Digerebek di Cibinong, Pelaku Kabur
Sidang Putusan, RSUD Suradadi Melalui Koperasinya Terbukti Melakukan Wanprestasi
Bripda JGS Jalani Proses Hukum, Terancam PTDH Akibat Dugaan Ilegal Logging
Polsek Cibinong Tangkap Dua Pengedar Obat Terlarang, Ratusan Butir Diamankan
Satpol PP Kemang Tertibkan Spanduk Liar, Jaga Keindahan dan Keselamatan Pengguna Jalan
Polsek Kualuh Hulu Tangkap Dua Pria, Diduga Pelaku Pengedar Narkoba Jenis Sabu
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 19:57 WIB

Warga Desa Meranti Timur Sampaikan Keluhan Maraknya Peredaran Narkoba

Senin, 4 Mei 2026 - 19:28 WIB

Sinergi Polisi dan TNI Gagalkan Peredaran Sabu 8,7 Gram di Kendal, Pelaku Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:33 WIB

Terduga Pelaku Curanmor dan Kepemilikan Obat Terlarang Digerebek di Cibinong, Pelaku Kabur

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:54 WIB

Sidang Putusan, RSUD Suradadi Melalui Koperasinya Terbukti Melakukan Wanprestasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:50 WIB

Bripda JGS Jalani Proses Hukum, Terancam PTDH Akibat Dugaan Ilegal Logging

Berita Terbaru