Tanah Longsor dan Tembok Pembatas Selokan Jebol, Respons Cepat Camat Bogor Selatan Bersama Tim Gabungan dan Warga

- Redaktur

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kota Bogor, Jabar
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bogor Selatan kembali memicu dua kejadian darurat di lokasi berbeda, Selasa (04/05/2026). Tanah longsor dilaporkan terjadi di Kelurahan Ranggamekar, sementara tembok pembatas selokan jebol terjadi di Kelurahan Mulyaharja.

‎Kedua peristiwa tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga meningkatkan risiko keselamatan di lingkungan sekitar. Material longsoran sempat menutup sebagian akses warga di Ranggamekar, sedangkan jebolnya tembok pembatas selokan di Mulyaharja berpotensi memperparah aliran air dan mengikis struktur tanah di sekitarnya.

‎Camat Bogor Selatan bergerak cepat dengan langsung turun ke lapangan meninjau dua titik kejadian. Penanganan darurat dilakukan secara terpadu bersama tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Bogor, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, Taruna Siaga Bencana, LPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Dinas Sosial Kota Bogor, Polmas, serta warga setempat.

‎“Penanganan awal difokuskan pada pembersihan material longsor dan pengamanan area rawan agar tidak membahayakan warga. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras masih berpotensi terjadi,” ujar Camat Bogor Selatan di lokasi kejadian.

‎Petugas gabungan terlihat bahu-membahu bersama warga melakukan evakuasi material longsor, memperkuat area terdampak, serta memasang pembatas sementara di titik tembok selokan yang jebol. Langkah ini dilakukan guna mencegah risiko lanjutan, terutama jika curah hujan kembali meningkat.

‎Tidak ada laporan korban jiwa dalam dua kejadian tersebut. Namun, warga di sekitar lokasi diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau kerusakan infrastruktur lainnya.

‎Pemerintah setempat memastikan akan melakukan penanganan lanjutan, termasuk perbaikan permanen pada infrastruktur yang rusak, agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Humbahas Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Integritas ASN
Hari Kesadaran Nasional, Wabup Mahmud Efendi Tegaskan Disiplin dan Integritas ASN
Katim Data Satgas PRR Pimpin Rapat Monev PRR di Humbahas, Bupati Humbahas Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat
Pemkab Tapteng Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui KMP
Pemkab Humbahas Menggelar Rapat Pembahasan Konflik Raja Bius Simanullang Matiti dan Pomparan Op. Patar Munte
Pemkab Tapteng Lakukan Pendampingan Psikososial dan Trauma Healing Anak Penyintas Bencana
Dinas Pertanian Toba Siapkan Aturan Pola Tanam dan Tertib Tanam
Bupati Humbahas Sampaikan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027
Berita ini 33 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:19 WIB

Bupati Humbahas Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Integritas ASN

Kamis, 17 September 2026 - 20:06 WIB

Katim Data Satgas PRR Pimpin Rapat Monev PRR di Humbahas, Bupati Humbahas Apresiasi Dukungan Pemerintah Pusat

Rabu, 16 September 2026 - 20:04 WIB

Pemkab Tapteng Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui KMP

Rabu, 16 September 2026 - 19:48 WIB

Pemkab Humbahas Menggelar Rapat Pembahasan Konflik Raja Bius Simanullang Matiti dan Pomparan Op. Patar Munte

Rabu, 16 September 2026 - 19:41 WIB

Pemkab Tapteng Lakukan Pendampingan Psikososial dan Trauma Healing Anak Penyintas Bencana

Berita Terbaru

Lingkungan Hidup

Pemkab Tapteng Tanam Ratusan Pohon di Wilayah Rawan Bencana

Jumat, 18 Sep 2026 - 21:12 WIB