BELAJAR DARI KEBODOHAN

- Redaktur

Selasa, 27 April 2021 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengkhotbah 10:2-3 ;
Hati orang berhikmat menuju ke kanan, tetapi hati orang bodoh ke kiri. Juga kalau ia berjalan di lorong, orang bodoh itu tumpul pikirannya.

JAKARTA | Sangkakala TV –
Seorang laki-laki masuk ke sebuah minimarket di Wollongong, Australia, menaruh selembar uang 20 dolar di meja kasir, dan minta ditukar dengan uang kecil.
Ketika kasir membuka laci, laki-laki itu mengeluarkan pistol dan meminta semua uang di dalam laci diserahkan kepadanya. Kasir pun buru-buru memenuhi permintaannya.

Laki-laki itu merenggut sejumlah uang dari kasir dan kabur, sambil meninggalkan uang 20 dolar di meja. Berapakah jumlah uang kas yang dibawanya lari dari kasir ? Lima belas dolar.

Kita semua pernah melakukan kebodohan, walaupun sebenarnya tidak seperti perampok tadi, kita berusaha melakukan yang benar.
Kuncinya adalah bagaimana kita belajar dari perbuatan bodoh kita.

Kalau tidak ada yang membetulkan, keputusan-keputusan yang buruk bisa menjadi kebiasaan, yang kemudian akan membawa pengaruh buruk pada karakter kita. Kita menjadi “orang bodoh yang tumpul pikirannya” (Pkh. 10:3).

Terkadang tidak mudah bagi kita mengakui kebodohan diri sendiri, karena itu akan menyulitkan kita. Mungkin kita perlu memikirkan kelemahan tertentu pada karakter kita, dan itu menyakitkan.
Atau mungkin kita perlu mengakui bahwa kita sudah mengambil suatu keputusan tanpa pertimbangan matang dan lain kali kita perlu lebih berhati-hati.

Apa pun alasannya, mengabaikan kebodohan akan merugikan diri sendiri.

Syukurlah, Allah dapat menggunakan kebodohan kita untuk membentuk dan menghajar kita. Ganjaran itu memang tidak menyenangkan pada saat diberikan, tetapi didikannya akan membuahkan hasil yang baik untuk jangka panjang (Ibr. 12:11).

Akibat-akibat kebodohan
Baca ; Pengkhotbah 10:1-14

Marilah kita menerima ganjaran dari Allah Bapa atas kebodohan kita dan meminta-Nya membentuk kita agar semakin menyerupai gambaran anak Allah yang dikehendaki-Nya.
(Calves C)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda
Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla
Kadis Kesehatan Tapteng Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman HKBP Dolok Nauli
Pemkab Humbahas Ikuti Perayaan Tahun Ekologi HKBP, Bersama Menjaga Kelestarian Alam
Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur
Ribuan Warga Kabupaten Bogor Gelar Shalat Istisqa, Memohon Hujan di Tengah Kemarau Panjang
Bupati Donggala Buka STQ Ke- X Tingkat Kecamatan, Desa Surumana, Kec. Banawa Selatan
Hadiri Perayaan HUT ke-49 HKBP Pandan Kota, Bupati Tapteng Ulosi Puluhan Jemaat Lansia
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Kekayaan Kearifan Lokal Tradisi Budaya Batak Toba “Marpangir” Perlu Diwariskan Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H, Gelar Minggu Kasih, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Kadis Kesehatan Tapteng Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman HKBP Dolok Nauli

Senin, 28 September 2026 - 15:58 WIB

Pemkab Humbahas Ikuti Perayaan Tahun Ekologi HKBP, Bersama Menjaga Kelestarian Alam

Sabtu, 19 September 2026 - 13:29 WIB

Usai Shalat Istisqa di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Hujan Langsung Turun, Warga Bersyukur

Berita Terbaru