KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv –
Dua kelompok massa ormas GMBI dengan GMPI saling serang dengan menggunakan besi, kayu, batu dan petasan, timbulkan ketakutan warga dan kemacetan pengguna jalan di Jalan RE Martadinata simpang empat Pusat Perbelanjaan SGC Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, ” Rabu 13/7/2022, pukul 18.00 WIB.
Teriakan provokasi antara keduanya tak dihindari mebuat suasana semakin tak terkendali, lontaran batu, botol kaca, hingga suara letusan petesan terbang kedua arah massa.
Balok kayu, bambu, besi dan Stik golf menjadi senjata dalam bentrokan tersebut, tak ayal jalan di lokasi bentrokan di penuhi pecahan kaca, batu dan kayu berhamburan dijalan.
Pihak kepolisian di pimpin Kapolsek Cikarang Utara Kompol Mustakim dan jajaran bergerak cepat menghalau masa yang tak terkendali. Dengan menggunakan Speaker Suara dan Arahan yang tegas, kepolisian beberapa kali meletuskan tembakan peringatan ke udara hingga akhir nya kedua massa ormas dapat dipaksa mundur dan akhirinya bentrokan dapat dibubarkan.
Situasi makin kondusif setelah anggota kepolisian dari Polres Metro Bekasi dikerahkan untuk mengamankan situasi di lokasi bentrokan. Kendaraan Barakuda di siagakan untuk antisipasi bentorokan susulan.
Dari informasi yang di himpun media Sangkakala 7 dilapangan, bentrokan bermula dari segelintir anggota dari masing masing ormas cekcok mulut dan pada akhirnya terjadi pemukulan namun dapat dipisahkan, kejadian tersebut terjadi di wilayah petokoan Jababeka Kabupaten Bekasi pada Siang hari (13/7/2022), yang kemudian berlanjut pada malam hari.
Kasat Reskrim Aris Timang saat di lokasi usai terjadinya benrokan menyampaikan, kejadian bentrokan di sebabkan kesalah pahaman dari kedua belah pihak antara kelompok ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dan Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI).
“Ini akibat dari salah paham antara kedua ormas GMBI dan GMPI karena saling tersinggung, lalu ribut,” ungkap Aris, Rabu (13/7/2022).
Lebih lanjut Aris menuturkan bahwa kondisi di lokasi saat ini sudah kondusif dan kedua kelompok sudah bubar dari tempat kejadian.
“Sudah enggak ada bentrokan, sudah bubar semua, saat ini Polres dengan Polsek sudah berkoordinasi, jangan sampai nanti ada bentrokan susulan.”
Untuk kejadian ini tidak ada seorang pun yang di amankan dan korban jiwapun tak ada, ” tutupnya.
(W.017)








