Belum Bersertifikat Halal, Waketum PW GPI Jakarta Raya: Mixue Diminta Bersikap Profesional

- Redaktur

Senin, 9 Januari 2023 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA || Sangkakala7.tv
Produk es krim Mixue akhir-akhir ini mendapat perhatian publik lantaran belum memiliki sertifikat halal. Otoritas pemberi label halal pun mengingatkan agar setiap produk makanan dan minuman yang belum melalui sertifikasi halal tak sembarangan memasang logo halal.

Merespon hal tersebut Maemun, Wakil Ketua Umum (Waketum) Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Islam (PW GPI) Jakarta Raya menyampaikan bahwa sebaiknya Mixue bersikap profesional.

“Mixue mestinya sudah harus tahu dan mempersiapkan segala sesuatunya ketika membuka usaha di indonesia, masa membuka dan megurus cabang seluruh Indonesia bisa, sedangkan mengurus sertifikasi halal tidak bisa, profesional dong,” ujar Maemun saat ditemui awak media di markas GPI Menteng Raya 58, Jakarta Pusat, Senin (09/01/2023).

Maemun menambahkan, “Bahwa sertifikat halal merupakan hal prinsip dalam setiap produk makanan dan minuman, karena di Indonesia mayoritas muslim dan menjadi pasar bagi Mixue sendiri,” tambah Maemun.

Mengingat Mixue tidak serius mengurus sertifikat halal, dengan ini Waketum PW GPI Jakarta Raya mengintruksikan agar kader GPI se-Jakarta Raya memboikot Mixue seluruh Jabodetabek sampai kemudian lembaga berwenang dalam hal ini Kementerian Agama mengeluarkan sertifikat halal Mixue.

“Besok kita akan konsolidasikan dengan pengurus wilayah dan daerah terkait teknis aksi tersebut,” tegas Waketum.

Maemun juga mewarning PT. Zheng Pasific Trading sebagai induk beroprasinya Mixue agar sementara menutup dulu semua gerai Mixue di seluruh Indonesia, sampai sertifikat halal secara sah dimiliki.

“Jika dalam waktu 3X24 jam masih melihat ada aktivitas di toko mixue, di wilayah JABODETABEK maka dengan ini kami akan dengan tegas mengonsolidasikan Kader Muda GPI di seluruh wilayah dan daerah di seluruh Indonesia untuk memboikot dan menutup gerai tersebut,” tutup Maemun.

(KP-071)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Enam Pelaku Narkotika Jenis Ganja Ditangkap, Tiga di Antaranya Diduga Pengedar
Polres Kendal Tangkap Paman yang Tega Cabuli Keponakan Sendiri
Kaum Muda Waspada !!! Dugaan Peredaran Ekstasi Mulai Menyasar Generasi Muda di Balige
Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Pakang Bech, Polres Touna Peragakan 17 Adegan
2 Pengedar Sabu Diamankan Polisi di Sibolga, 0,34 Gram Sabu Disita
Kejari Toba Eksekusi Lahan Terkait Perkara Korupsi Ganti Rugi Tanah di Desa Parparean II
Bupati Humbahas Tinjau Peternakan Ayam Petelur di Lintongnihuta
Polres Humbahas Tangkap Tiga Warga Tipang dalam Kasus Sabu
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:26 WIB

Enam Pelaku Narkotika Jenis Ganja Ditangkap, Tiga di Antaranya Diduga Pengedar

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:58 WIB

Polres Kendal Tangkap Paman yang Tega Cabuli Keponakan Sendiri

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:02 WIB

Kaum Muda Waspada !!! Dugaan Peredaran Ekstasi Mulai Menyasar Generasi Muda di Balige

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:55 WIB

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Pakang Bech, Polres Touna Peragakan 17 Adegan

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:48 WIB

2 Pengedar Sabu Diamankan Polisi di Sibolga, 0,34 Gram Sabu Disita

Berita Terbaru