Bus STT Terjun Ke Jurang Sedalam 30 Meter, 2 Penumpang Tewas dan 11 Luka-luka

- Redaktur

Minggu, 7 Januari 2024 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Utara || Sangkakala7.tv
Bus penumpang umum jenis Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi BB 7014 BB merek menyatukan Sumatera Tapanuli Transfort ( STT ) terjun ke jurang sedalam 30 meter, mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, 1 luka berat dan 10 luka ringan.

Peristiwa tersebut terjadi, Minggu, ( 7/1/2024 ) sekira pukul 6.30 wib, di Jalan Lintas Sumatera KM 32– 33 Tarutung – Sibolga tepatnya di Dusun Parsingkaman Desa Pagaranlambung I Kecamatan Adian Koting Kabupaten Taput., Minggu(7/1)

Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, melalui Kasat Lantas AKP Dahnial Saragih membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

Sebut Dahnial, Bus yang dikemudikan oleh Madogar Manurung ( 56 ) warga Desa Tornauli Dolok, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara itu, mengakibatkan Supir dan 1 penumpang meninggal dunia di tempat kejadian, 1orang luka berat dan 10 luka ringan.

Korban meninggal dunia yaitu supirnya sendiri Madongar Manurung dan FM, sedangkan luka berat yaitu NN dan Luka ringan atas nama, NA, MS, R, LT, YAN, MT, LMS, TKL, RJL, MTS.

Menurut keterangan salah seorang saksi yaitu penumpangnya sendiri bernana Nelsandi Nasution yang mengalami luka berat, penyebab kecelakaan itu terjadi karena supirnya saat mengemudikan mobil diduga sedang mengantuk.

Saat mereka berangkat dari Tarutung menuju Sibolga sekitar pukul 06.00 wib, diperjalanan supirnya sudah dicurigai mengemudikan mobil.

Sebelum terjadi kecelakaan, Saksi NN sudah mengingatkan supirnya dengan berkata” Kalau ngantuk lebih baik kita istirahat dulu” namun supir menjawab tidak apa-apa.

Tepat di posisi TKP jalan lurus dan menurun, mobil melaju tidak terkendali lalu terjun kejurang sedalam 30 meter sebelah kiri searah tujuanya.

Keterangan Saksi NN di kuatkan dengan keterangan Saksi lain yang berstatus sebagai penumpang mobil tersebut.

Polisi sudah melakukan olah TKP kejadian tersebut sedangkan kedua korban yang meninggal dunia sudah diserahkan kepada keluarganya.

Untuk korban luka-luka, setelah sempat di rawat di puskesmas Adiankoting sudah di jemput keluarga masing-masing dan yang luka berat masih dalam perawatan.

Hingga saat ini mobilnya belum dapatdi evakuasi dari jurang, karena menunggu mobil derek tiba.

(Tohap Simaremare)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan
Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter
Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Berita Terbaru