Cegah Stunting, Dewi Aryani Ingatkan Bumil Tak Cuma Makan Sayur

- Redaktur

Senin, 5 Februari 2024 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAL, JATENG || Sangkakala7.tv
Stunting memang masih menjadi masalah yang pelik, apalagi karena pencegahannya tak cukup hanya dengan memberikan makanan bergizi seimbang pada anak. Langkah pencegahan stunting ternyata sudah harus dimulai pada 1.000 hari pertama kehidupan, atau kira-kira sejak ibu hamil hingga anak berusia dua tahun. Hal ini di paparkan Anggota Komisi IX DPR-RI Fraksi PDI-P Dr. Dewi Aryani, M.Si dalam kegiatan kunjungan ke dapil dan menggelar Sosialisasi Pencegahan Stunting, bertempat di Rumah Aspirasi dengan audience lebih dari 500 orang, Minggu (4/2/2024).

Peserta sosialisasi adalah para istri Kepala Desa (Ketua Penggerak PKK Desa) dari 3 kecamatan yaitu Kecamatan Suradadi, Kramat dan Warureja Kabupaten Tegal.

Dewi Aryani menyampaikan ibu hamil memerlukan lebih banyak zat gizi dibandingkan orang-orang pada umumnya. Apabila ibu hamil tidak mengonsumsi makanan bergizi dalam jumlah yang cukup, janin akan ikut mengalami kekurangan gizi sehingga pertumbuhannya pun terganggu,” ujarnya.

Selain itu, Ibu hamil perlu mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya vitamin dan mineral, yakni zat besi, asam folat, kolin, magnesium, yodium, zinc, vitamin A, vitamin B, dan vitamin D,” lanjutnya.

Dewi mengatakan selain sayuran, bumil juga harus banyak mengkonsumsi telor, ikan, daging rendah lemak, susu, kacang-kacangan dan berbagai makanan bergizi lainnya. (HS)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Generasi Muda Sebagai Benteng Ideologi Pancasila dalam Menghadapi Berbagai Perubahan dan Tantangan di Era Digital
Lestarikan Warisan Seni Budaya Agar Tidak Ditinggalkan Hingga Terancam Hilang
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H. Irpan Haeroni. SM : Mendukung dan Mengapresiasi Siswa yang Berhasil Mengukir Prestasi
Orang Tua Wajib Mendidik dan Membimbing Anak dalam Penggunaan Teknologi Digital
Indahnya Toleransi Kerukunan dan Kebersamaan antar Umat Beragama
Prestasi Olahraga Harus Dibangun Diatas Ekosistem yang Solid, Mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan, Riset dan Inovasi
Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan
Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:19 WIB

Generasi Muda Sebagai Benteng Ideologi Pancasila dalam Menghadapi Berbagai Perubahan dan Tantangan di Era Digital

Jumat, 18 September 2026 - 23:16 WIB

Lestarikan Warisan Seni Budaya Agar Tidak Ditinggalkan Hingga Terancam Hilang

Rabu, 16 September 2026 - 22:37 WIB

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H. Irpan Haeroni. SM : Mendukung dan Mengapresiasi Siswa yang Berhasil Mengukir Prestasi

Selasa, 15 September 2026 - 21:46 WIB

Orang Tua Wajib Mendidik dan Membimbing Anak dalam Penggunaan Teknologi Digital

Minggu, 13 September 2026 - 22:50 WIB

Indahnya Toleransi Kerukunan dan Kebersamaan antar Umat Beragama

Berita Terbaru

Pemerintahan

BRIN Gali Visi Masa Depan Danau Toba Melalui Workshop Future Design

Sabtu, 19 Sep 2026 - 13:54 WIB