Proyek Air Minum di Kecamatan Sipahutar Jadi Perhatian Masyarakat

- Redaktur

Jumat, 21 Februari 2025 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Utara || Sangkakala 7
Proyek pembagunan jaringan perpipaan Sistem Peyedian Air Minum (SPAM) di Desa Tapiannauli II , Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara tahun anggaran 2024 senilai 1.5 miliar, di duga tak sesuai spesifikasi.

Berdasarkan pantauan wartawan, penanaman pipa terkesan asal jadi. Pemasangan pipa terlihat dangkal, sehingga baru tiga bulan usia proyek, pipa sudah timbul akibat kurangnya ke dalaman, sehingga pada musim penghujan tanah timbunan pipa tergerus air sehingga pipa timbul di permukaan tanah dan lambat laun akan berakibat patal pada usia jaringan.

Berdasarkan informasi masyarakat pengguna, Simangunsong yang tak ingin di sebut nama lengkapnya, menduga proyek yang di kerjakan CV. BONA dengan nilai kontrak 1,5 M tersebut kurang pengawasan dari dinas terkait sehingga pihak rekanan bebas melaksanakan kegiatan tanpa memperhatikan mutu.

Nilai kontrak yang begitu besar harusnya proyek tersebut dapat di rasakan masyarakat bertahun-tahun bahkan puluhan tahun. Akibat pengerjaan asal-asalan tampak jelas hasilnya, dimana proyek baru tiga bulan lalu di kerjakan saat ini pipa sudah timbul ke permukaan tanah akibat tergerus air hujan, ujarnya.

Ketika awak media ini mengkonfirmasi hal itu kepada PPK Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Tapanuli Utara Posma Situmorang, beliau telah memerintahkan Robby Hutabarat sebagai pemilik perusahaan guna melihat dan mengambil dokumentasi proyek pada keadaan saat ini dan masih dalam tahap pemeliharaan enam bulan kedepan.

Hal itu juga di akui pihak penyedia jasa Robby Hutabarat ketika di hubungi melalui telepon selulernya itu masih dalam masa pemeliharaan dan bila ada yang rusak akan di perbaiki.

Terkait dengan pemberitaan media lain, beliau berucap apa boleh buat nasi sudah jadi bubur terangnya dengan lugas tanpa merasa bersalah.

Simaremare sebagai pemerhati pembangunan menanggapi, kiranya pihak APH turun ke lapangan melihat dan menganalisa proyek tersebut bila memang terjadi penyimpangan atau tidak sesuai dengan kontrak agar memproses Dinas terkait dan pihak rekanan, terangnya.

Facebook Comments Box

Penulis : 066

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Polsek Kualuh Hulu Tangkap Pedagang Sabu di Warnet.
Kapolsek Kualuh Hulu Ungkap Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu 5,57 Gram
Polisi Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu Ciduk Penjual Sabu di Pinggir Sungai
Enam Pelaku Narkotika Jenis Ganja Ditangkap, Tiga di Antaranya Diduga Pengedar
Polres Kendal Tangkap Paman yang Tega Cabuli Keponakan Sendiri
Kaum Muda Waspada !!! Dugaan Peredaran Ekstasi Mulai Menyasar Generasi Muda di Balige
Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Pakang Bech, Polres Touna Peragakan 17 Adegan
2 Pengedar Sabu Diamankan Polisi di Sibolga, 0,34 Gram Sabu Disita
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:05 WIB

Polsek Kualuh Hulu Tangkap Pedagang Sabu di Warnet.

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:44 WIB

Kapolsek Kualuh Hulu Ungkap Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu 5,57 Gram

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:40 WIB

Polisi Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu Ciduk Penjual Sabu di Pinggir Sungai

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:26 WIB

Enam Pelaku Narkotika Jenis Ganja Ditangkap, Tiga di Antaranya Diduga Pengedar

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:58 WIB

Polres Kendal Tangkap Paman yang Tega Cabuli Keponakan Sendiri

Berita Terbaru

Kesehatan

Budayakan Malu, Stop Buang Air Besar Sembarangan

Sabtu, 6 Jun 2026 - 11:32 WIB