Waspada!!! Pegunungan Sipilit Longsor, Debit Air Sungai Menaik Pada Level Tinggi

- Redaktur

Minggu, 23 November 2025 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Sungai Aek Sipilit menaik pada level tinggi, Sabtu (22/11/2025). (Sangkakala 7/ist)

Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Tukka sejak Jumat 21 November 2025, membuat debit air Sungai Aek Sipilit menaik pada level tinggi.

Tidak hanya membuat debit air naik, hujan dengan intensitas tinggi ini mengakibatkan tebing pegunungan Sipilit longsor, membawa material katu dan lumpur.

Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, 8 KK warga Lingkungan 4 Malaka, Kelurahan Hutanabolon, dievakuasi sementara ke salah satu gereja. BPBD Tapteng juga telah mendirikan tenda di halaman gedung gereja.

“Untuk sementara mereka tinggal di gereja, kuatir terjadi banjir di tengah malam. Ada sekitar 50 jiwa,” kata Kepala BPBD Tapteng, Rahman Husein, Sabtu (22/11/2025).

Namun walaupun demikian, sambung Rahman, pemukiman di hilir sungai masih dalam kondisi aman, namun hujan masih berlanjut.

Baca juga : Material Longsor Tutupi Badan Jalan, BPBD Tapteng Turunkan Alat Berat

Masyarakat yang berada di bantaran sungai diimbau agar waspada dan disarankan mengungsi ke tempat aman, jika terjadi hujan lebat secara terus menerus.

“BPBD dan Satpol PP Tapteng, serta Pemerintah Kecamatan Tukka, terus memantau kondisi air sungai di hulu dan di hilir, serta mengimbau warga tetap siaga,” timpal Rahman.

Terpisah, Plt. Sekdakab Tapteng, Nurjalilah, meminta kepada Kepala BPBD, Camat Tukka, kepala desa, dan aparat desa, untuk mengimbau dan mengedukasi masyarakat siaga bencana banjir, longsor, ataupun kecelakaan di jalan raya, karena dalam kondisi hujan, jalan licin akibat adanya timbunan material longsor.

Sementara itu, Camat Tukka, Muharman Aritonang melaporkan, pada hari Sabtu 22 November 2025, akibat curah hujan tinggi membuat Sungai Hutanabolon meluap.

Mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, pihaknya berjaga-jaga dan siaga serta saling berkoordinasi dengan BPBD dan kepala desa.

“Pemukiman warga masih aman dan kondusif. Kondisinya tetap kita pantau,” sebutnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Dzulfadli Tambunan

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Senin, 14 September 2026 - 22:25 WIB

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Berita Terbaru