Kota Bekasi, Jabar || Sangkakala 7
Tumpukan sampah yang dibiarkan berhari-hari di lingkungan Bank BTN Kranji menimbulkan bau menyengat dan dipenuhi lalat. Kondisi tersebut dikeluhkan warga sekitar serta nasabah yang beraktivitas di kawasan perbankan tersebut. Jumat, 02/01/2026.
Pantauan di lokasi menunjukkan sampah rumah tangga bercampur limbah plastik dan sisa makanan menumpuk di salah satu sudut area sekitar Bank BTN Kranji. Bau tidak sedap tercium kuat, terutama pada siang hari, sehingga mengganggu kenyamanan lingkungan dan aktivitas perbankan.
“Baunya sangat menyengat, apalagi kalau pagi dan siang. Lalat banyak sekali, tidak nyaman untuk nasanah maupun nasabah bank,” ujar salah seorang nasabah sekitar yang enggan disebutkan namanya.
Nasabah bank BTN menilai kondisi ini mencerminkan lemahnya pengelolaan kebersihan lingkungan, khususnya di area yang seharusnya menjadi contoh karena berada di pusat pelayanan publik. Selain mengganggu kenyamanan, tumpukan sampah juga dikhawatirkan menjadi sumber penyakit.
Beberapa nasabah mengaku merasa risih dan terganggu saat hendak mengurus keperluan perbankan. “Ini area bank, banyak orang datang. Harusnya bersih dan nyaman, bukan malah bau dan penuh lalat,” kata salah satu nasabah.
Nasabah berharap pihak pengelola lingkungan, instansi terkait, maupun manajemen Bank BTN Kranji segera mengambil langkah tegas dengan membersihkan sampah secara rutin dan memastikan sistem pengelolaan kebersihan berjalan baik.
Jika dibiarkan berlarut-larut, persoalan sampah ini tidak hanya mencoreng citra lingkungan perbankan, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bagi masyarakat sekitar
Penulis : Hr
Editor : Priyatna








