Sampah Menumpuk di Lingkungan Bank BTN Kranji, Bau Menyengat dan Lalat Ganggu Aktivitas ‎

- Redaktur

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bekasi, Jabar || Sangkakala 7
Tumpukan sampah yang dibiarkan berhari-hari di lingkungan Bank BTN Kranji menimbulkan bau menyengat dan dipenuhi lalat. Kondisi tersebut dikeluhkan warga sekitar serta nasabah yang beraktivitas di kawasan perbankan tersebut. Jumat, 02/01/2026.

‎Pantauan di lokasi menunjukkan sampah rumah tangga bercampur limbah plastik dan sisa makanan menumpuk di salah satu sudut area sekitar Bank BTN Kranji. Bau tidak sedap tercium kuat, terutama pada siang hari, sehingga mengganggu kenyamanan lingkungan dan aktivitas perbankan.

‎“Baunya sangat menyengat, apalagi kalau pagi dan siang. Lalat banyak sekali, tidak nyaman untuk nasanah maupun nasabah bank,” ujar salah seorang nasabah sekitar yang enggan disebutkan namanya.

‎Nasabah bank BTN menilai kondisi ini mencerminkan lemahnya pengelolaan kebersihan lingkungan, khususnya di area yang seharusnya menjadi contoh karena berada di pusat pelayanan publik. Selain mengganggu kenyamanan, tumpukan sampah juga dikhawatirkan menjadi sumber penyakit.

‎Beberapa nasabah mengaku merasa risih dan terganggu saat hendak mengurus keperluan perbankan. “Ini area bank, banyak orang datang. Harusnya bersih dan nyaman, bukan malah bau dan penuh lalat,” kata salah satu nasabah.

‎Nasabah berharap pihak pengelola lingkungan, instansi terkait, maupun manajemen Bank BTN Kranji segera mengambil langkah tegas dengan membersihkan sampah secara rutin dan memastikan sistem pengelolaan kebersihan berjalan baik.

‎Jika dibiarkan berlarut-larut, persoalan sampah ini tidak hanya mencoreng citra lingkungan perbankan, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bagi masyarakat sekitar

Facebook Comments Box

Penulis : Hr

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Lemahnya Pengawasan Lingkungan Hidup, PGM Labura Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati dan Lingkungan Hidup
Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Tengah Hujan, Forkopimda dan Warga Jaga Ekosistem Setu Citatah
Kampung Estetik di Bojonggede Bikin Takjub, Warga Sulap Gang Biasa Jadi Eksotik
Dedi Mulyadi Tegaskan Jangan Rusak Tanah Bogor : “Bogor Itu Tanah Keramat”
Kawasan Hijau di Sentul City Gundul Usai Penebangan, Warga Protes dan Soroti Transparansi ‎
HUT Del ke-25, 1.000 Bibit Pohon Ditanam Dukung Kelestarian Lingkungan di Toba
Penambangan Pasir Diduga Ilegal, Camat Bangun Purba Boby Arianto, S.STP., M.AP Akan Periksa Keberadaannya
Proyek Galian Kabel di Kebon Kelapa Picu Jalan Kotor dan Kemacetan
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:46 WIB

Lemahnya Pengawasan Lingkungan Hidup, PGM Labura Unjuk Rasa di Depan Kantor Bupati dan Lingkungan Hidup

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:35 WIB

Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Tengah Hujan, Forkopimda dan Warga Jaga Ekosistem Setu Citatah

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:05 WIB

Kampung Estetik di Bojonggede Bikin Takjub, Warga Sulap Gang Biasa Jadi Eksotik

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:51 WIB

Dedi Mulyadi Tegaskan Jangan Rusak Tanah Bogor : “Bogor Itu Tanah Keramat”

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:44 WIB

Kawasan Hijau di Sentul City Gundul Usai Penebangan, Warga Protes dan Soroti Transparansi ‎

Berita Terbaru