Kasus Pemalsuan Berkas KPR Fiktif Menyeret Agen Properti, Developer hingga Oknum Bank Termasuk BSI ke Meja Hijau ‎

- Redaktur

Senin, 5 Januari 2026 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor, Jabar || Sangkakala 7
‎
Sebuah kasus pemalsuan berkas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) fiktif kini memasuki ranah hukum dan resmi disidangkan di pengadilan. Kasus ini tidak hanya melibatkan agen properti dan developer, tetapi juga menyeret sejumlah oknum perbankan  termasuk petugas hingga pimpinan di salah satu bank syariah terbesar di Indonesia, Bank Syariah Indonesia (BSI). Senin, 05/01/2026.
‎
‎Kejadian bermula dari pengajuan KPR fiktif dengan menggunakan dokumen yang dipalsukan, seperti slip gaji, surat keterangan kerja, data identitas debitur, hingga appraisal properti yang tidak sesuai kenyataan. Berkas-berkas itu digunakan untuk mengajukan pembiayaan rumah yang tidak berdasarkan riil atau layak kredit.
‎
‎Penyidik menemukan jumlah kredit bermasalah yang signifikan setelah dilakukan audit internal oleh pihak bank yang bersangkutan dan dilaporkan ke aparat penegak hukum. Hasil penyelidikan mengungkap keterlibatan jaringan terorganisir, yang melibatkan agen pemasaran properti, beberapa developer, analis kredit, serta petugas marketing KPR dan kepala cabang bank yang diduga mengetahui tetapi tetap menyetujui proses pengajuan KPR fiktif tersebut.
‎
‎Dalam beberapa kasus terkait perilaku fraud di lingkungan perbankan, termasuk di BSI, sejumlah oknum pegawai telah diproses hukum. Misalnya, oknum pegawai BSI Cabang Bogor sebelumnya ditindak tegas dan berkasnya dilimpahkan ke aparat penegak hukum atas dugaan pelanggaran perbankan dan tindakan curang, yang menunjukkan komitmen bank untuk bekerja sama dalam proses hukum terhadap pegawai yang terbukti bersalah.
‎
‎Para terdakwa dijerat dengan pasal berlapis, seperti Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat, dan pasal terkait tindak pidana perbankan termasuk pencucian uang. “Perbuatan para terdakwa tidak hanya merugikan keuangan bank, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap sistem pembiayaan perumahan,” ujar salah satu Branch Manager KCP BSI Bogor yang enggan disebutkan namanya.
‎
‎Selain tuntutan pidana penjara yang berat dan denda sesuai hukum yang berlaku, beberapa terdakwa juga menghadapi sanksi administrasi internal, seperti pemecatan dan pencabutan hak kepegawaian. Pihak bank telah menegaskan akan terus menerapkan prinsip good corporate governance serta nol toleransi terhadap tindakan fraud dan pelanggaran hukum di lingkungan perbankan.
‎
‎Kasus ini menjadi sinyal keras bagi industri properti dan perbankan agar meningkatkan pengawasan, kepatuhan hukum, dan integritas dalam setiap proses pengajuan KPR agar tidak merugikan masyarakat luas maupun institusi keuangan.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

KPK Periksa Wakil Bupati dan Sekda Bogor Terkait Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak
Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya
Polsek Kualuh Leidong Gempur Sarang Narkoba di Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir
Gerebek Sarang Narkoba di Batubara, Polisi Sita 111 Gram Sabu dan Uang Tunai Rp 127 Juta
80 Pil Ekstasi Disita dari Tempat Parkiran Hiburan Malam Singapore Land
Kapolsek VII Koto Ilir Turun ke Lokasi Dugaan PETI, Tak Ditemukan Aktivitas Saat Sungai Surut
Sidang Praperadilan Luis, Saksi Ahli: Tindak Pidana TNI Wajib Diproses Penyidik Polri
Pondok Sarang Narkoba Digerebek, Polisi Ringkus Pengedar Sabu dan Ganja
Berita ini 621 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:54 WIB

KPK Periksa Wakil Bupati dan Sekda Bogor Terkait Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Polsek Kualuh Leidong Gempur Sarang Narkoba di Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Gerebek Sarang Narkoba di Batubara, Polisi Sita 111 Gram Sabu dan Uang Tunai Rp 127 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:11 WIB

80 Pil Ekstasi Disita dari Tempat Parkiran Hiburan Malam Singapore Land

Berita Terbaru