Ilmu Pengetahuan Agama di Era Digital Perlu Diikat Dalam Bingkai Toleransi Nilai-nilai Kemanusiaan

- Redaktur

Selasa, 20 Januari 2026 - 23:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adikarya Parlemen :
H. Irpan Haeroni, S.M, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat.

Kabupaten Bekasi || Sangkakala 7
Perkembangan dunia digital telah menyasar ke segala sisi kehidupan, hampir tidak ada sisi kehidupan manusia yang tidak terpengaruh proses digitalisasi.

Dalam menggunakan media digital, penting memahami literasi digital. Literasi digital adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat-alat komunikasi, atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi, dan memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat, dan patuh hukum.

H. Irpan Haeroni, S.M, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat mengatakan, di era digital, teknologi informasi terus berkembang dan aplikasinya terus merambah ke berbagai sisi kehidupan manusia, termasuk dalam kehidupan beragama sehingga dapat dijadikan sarana dalam peningkatan pengetahuan keagamaan oleh masyarakat, Selasa (20/01/2026).

“Tersedianya berbagai informasi dan ilmu pengetahuan agama di era digital, perlu diikat dalam bingkai toleransi nilai-nilai kemanusiaan,” tutur Irpan.

Belajar agama lewat digital tidak mengurangi kesempurnaan dalam mencari ilmu, justru sebaliknya banyaknya materi di online yang mudah diakses membuat kita makin aktif dan arif dalam mencari pengetahuan.

Sebagai Bangsa Indonesia, harus tetap menjaga kerukunan antar umat beragama, kita juga harus memanfaatkan sosial media secara bijak.

Toleransi di era digital bukan hanya tentang menerima perbedaan, tetapi juga tentang memahami dan menghargai perspektif orang lain. Dengan meningkatnya polarisasi di media sosial, penting bagi kita untuk membangun jembatan komunikasi yang efektif.

H. Irpan Haeroni, S.M, Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar Dapil IX Kabupaten Bekasi, menambahkan, toleransi bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan platform media sosial.

Toleransi adalah kunci untuk menciptakan dunia yang lebih baik, di mana setiap orang dapat hidup berdampingan dengan damai, terlepas dari perbedaan yang ada, tutupnya.

Facebook Comments Box

Penulis : R-001

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Kolaborasi Antara DPRD dan Pemda Merupakan Kunci Utama Menekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran
Stunting dan Kekurangan Gizi Menjadi Tantangan Serius yang Harus Ditangani Bersama
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TINGKATKAN KESEJAHTERAAN
Penguatan Tenaga Ahli Cagar Budaya Jadi Fondasi Pelestarian Warisan Budaya
Tingkatkan Mutu Pelayanan, Profesionalisme Tenaga Kesehatan, dan Keselamatan Pasien
Lahirnya Sumpah Pemuda Menjadi Tonggak Utama Dalam Sejarah Pergerakan Pemuda Seluruh Indonesia
Penanganan Anak Terlantar Butuh Komitmen Yang Kuat Dari Semua Pihak dan Memerlukan Koordinasi Lintas Sektor
Kerukunan dan Toleransi Antarumat Beragama Fondasi Utama Untuk Menjaga Persatuan Serta Keutuhan NKRI
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Kolaborasi Antara DPRD dan Pemda Merupakan Kunci Utama Menekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Stunting dan Kekurangan Gizi Menjadi Tantangan Serius yang Harus Ditangani Bersama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:34 WIB

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TINGKATKAN KESEJAHTERAAN

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Penguatan Tenaga Ahli Cagar Budaya Jadi Fondasi Pelestarian Warisan Budaya

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Tingkatkan Mutu Pelayanan, Profesionalisme Tenaga Kesehatan, dan Keselamatan Pasien

Berita Terbaru