Adikarya Parlemen :
H. Irpan Haeroni, S.M, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat.
Kabupaten Bekasi || Sangkakala 7
Perkembangan dunia digital telah menyasar ke segala sisi kehidupan, hampir tidak ada sisi kehidupan manusia yang tidak terpengaruh proses digitalisasi.
Dalam menggunakan media digital, penting memahami literasi digital. Literasi digital adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digital, alat-alat komunikasi, atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi, dan memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat, dan patuh hukum.
H. Irpan Haeroni, S.M, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat mengatakan, di era digital, teknologi informasi terus berkembang dan aplikasinya terus merambah ke berbagai sisi kehidupan manusia, termasuk dalam kehidupan beragama sehingga dapat dijadikan sarana dalam peningkatan pengetahuan keagamaan oleh masyarakat, Selasa (20/01/2026).
“Tersedianya berbagai informasi dan ilmu pengetahuan agama di era digital, perlu diikat dalam bingkai toleransi nilai-nilai kemanusiaan,” tutur Irpan.
Belajar agama lewat digital tidak mengurangi kesempurnaan dalam mencari ilmu, justru sebaliknya banyaknya materi di online yang mudah diakses membuat kita makin aktif dan arif dalam mencari pengetahuan.
Sebagai Bangsa Indonesia, harus tetap menjaga kerukunan antar umat beragama, kita juga harus memanfaatkan sosial media secara bijak.
Toleransi di era digital bukan hanya tentang menerima perbedaan, tetapi juga tentang memahami dan menghargai perspektif orang lain. Dengan meningkatnya polarisasi di media sosial, penting bagi kita untuk membangun jembatan komunikasi yang efektif.
H. Irpan Haeroni, S.M, Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar Dapil IX Kabupaten Bekasi, menambahkan, toleransi bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan platform media sosial.
Toleransi adalah kunci untuk menciptakan dunia yang lebih baik, di mana setiap orang dapat hidup berdampingan dengan damai, terlepas dari perbedaan yang ada, tutupnya.
Penulis : R-001
Editor : Priyatna








