Polres Kendal Tetapkan Tersangka Utama Peracik Bahan Peledak Ilegal

- Redaktur

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendal, Jateng || Sangkakala 7
Kepolisian Resor (Polres) Kendal berhasil mengungkap kasus tindak pidana kepemilikan dan pembuatan bahan peledak ilegal yang memakan korban jiwa. Kasus ini mencuat setelah sebuah gudang di Dusun Ngloyo, Desa Trimulyo, Kecamatan Sukorejo, meledak pada Rabu (18/2/2026) lalu.

Dalam keterangannya Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan tersangka utama berinisial ZA (25), seorang wiraswasta yang diduga kuat menjadi otak di balik produksi bahan peledak tersebut.

Peristiwa bermula saat warga Dusun Ngloyo dikejutkan oleh suara ledakan hebat dari gudang belakang rumah tersangka sekitar pukul 09.00 WIB. Akibat ledakan tersebut, seorang pria berinisial DF (21) ditemukan terkapar dengan luka bakar serius dan patah tulang di bagian kaki. Korban diketahui tengah meracik bahan peledak saat insiden terjadi.

“Tersangka ZA mendapatkan bahan mentah seperti Potassium Chlorate, Aluminium Powder, dan belerang melalui media sosial. Bahan-bahan tersebut kemudian dicampur untuk menjadi obat mercon,” ujarnya saat menggelar conference pers, Senin (23/2/2026)

Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka sengaja memproduksi bahan berbahaya tersebut untuk mencari keuntungan pribadi. Mirisnya, pemasaran produk ilegal ini dilakukan secara terang-terangan melalui akun media sosial TikTok dengan nama akun skj 161.

Dalam penggeledahan di TKP, Satreskrim Polres Kendal berhasil mengamankan puluhan paket obat petasan siap kirim dengan berbagai ukuran berat, serta bahan baku curah yang meliputi:
* 8 kg bubuk alumunium.
* 2,8 kg belerang.
* Alat timbangan digital, alat tumbuk, hingga perangkat untuk melakukan Live Streaming (Tripod).
* Ratusan sumbu petasan dan perlengkapan packing.

Atas perbuatannya, tersangka ZA kini mendekam di sel tahanan Mapolres Kendal dan dijerat dengan Pasal 306 KUHP atau Pasal 308 ayat (2) KUHP.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan rasa aman kepada warga Kendal. Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa penyimpanan dan pembuatan bahan peledak tanpa izin adalah tindak pidana berat yang membahayakan nyawa orang lain,” tegas Kapolres.

Kapolres juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat melaporkan kejadian ini sehingga pengembangan kasus dapat dilakukan dengan cepat. Saat ini, korban DF masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka berat yang dideritanya.

Facebook Comments Box

Penulis : Hartadi

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya
Polsek Kualuh Leidong Gempur Sarang Narkoba di Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir
Gerebek Sarang Narkoba di Batubara, Polisi Sita 111 Gram Sabu dan Uang Tunai Rp 127 Juta
80 Pil Ekstasi Disita dari Tempat Parkiran Hiburan Malam Singapore Land
Kapolsek VII Koto Ilir Turun ke Lokasi Dugaan PETI, Tak Ditemukan Aktivitas Saat Sungai Surut
Sidang Praperadilan Luis, Saksi Ahli: Tindak Pidana TNI Wajib Diproses Penyidik Polri
Pondok Sarang Narkoba Digerebek, Polisi Ringkus Pengedar Sabu dan Ganja
Persempit Ruang Gerak Narkoba, Polres Humbahas Gelar Operasi Sarang Narkoba
Berita ini 21 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Polsek Kualuh Leidong Gempur Sarang Narkoba di Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Gerebek Sarang Narkoba di Batubara, Polisi Sita 111 Gram Sabu dan Uang Tunai Rp 127 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:11 WIB

80 Pil Ekstasi Disita dari Tempat Parkiran Hiburan Malam Singapore Land

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Kapolsek VII Koto Ilir Turun ke Lokasi Dugaan PETI, Tak Ditemukan Aktivitas Saat Sungai Surut

Berita Terbaru