DIDUGA ELPIJI SUBSIDI 3 KILOGRAM DIDISTRIBUSIKAN SECARA ILEGAL

- Redaktur

Jumat, 10 April 2026 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi Tabung Elpiji Subsidi 3 Kilogram

Sangkakala 7 || Kualuh Selatan, Sumut
Praktik distribusi elpiji subsidi 3 kilogram kembali tercoreng. PT Sukses Tiga Serangkai diduga kuat memainkan skema penyaluran ilegal dengan menggunakan kendaraan pick up yang tidak terdaftar, sekaligus membuka indikasi penyalahgunaan gas bersubsidi untuk kepentingan komersial.

Fakta ini terungkap dari rekaman video yang memperlihatkan dua unit mobil pick up bermuatan penuh tabung elpiji 3 kg. Ironisnya, kendaraan tersebut tidak tercatat sebagai armada resmi distribusi.

Pemilik PT Sukses Tiga Serangkai, MD, mengakui bahwa Angkutan Tersebut adalah milik Pangkalan Marlina Sinaga yang beralamatkan didesa Kuala Bangka Kecamatan Kualuh Hilir dengan menunjukkan Berita acara penerimaan Elpiji. MD juga membenarkan bahwasanya pick up tersebut juga tidak terdaftar resmi.

Milik Pangkalan A/n Marlina Sinaga,. “Memang tidak terdaftar, tapi diketahui oleh Pertamina,” ucap MD, Senin (30/03/2026) lalu.

Pernyataan ini justru memunculkan pertanyaan serius: bagaimana distribusi barang subsidi negara bisa dilakukan dengan armada di luar sistem resmi.

Mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2007 dan Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2009, distribusi elpiji subsidi berada di bawah tanggung jawab penuh agen, termasuk penggunaan kendaraan resmi, pengawasan penyaluran, hingga mencegah penyimpangan di lapangan.

Namun fakta di lapangan berbicara lain. Mobil pengangkut tersebut bukan milik pangkalan atas nama Marlina Sinaga di Desa Kuala Bangka, melainkan milik seorang warga berinisial H, dari Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Lebih mengejutkan, saat dikonfirmasi, H secara terbuka mengakui bahwa elpiji tersebut tidak dibawa ke pangkalan resmi di Kuala Bangka melainkan kerumahnya di Kelurahan Gunting Saga.
“Ke rumah, intinya untuk dijual,” ucapnya.

Pengakuan ini memperkuat dugaan adanya praktik penyelewengan distribusi elpiji subsidi. Bahkan, muncul indikasi kuat bahwa gas 3 kg tersebut akan dipindahkan ke tabung non-subsidi ukuran 12 kg praktik ilegal yang kerap merugikan negara dan masyarakat kecil.

Informasi yang dihimpun menyebutkan aktivitas tersebut diduga berlangsung tidak jauh dari gudang milik PT Sukses Tiga Serangkai.

Jika dugaan ini benar, maka praktik ini bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan berpotensi masuk dalam kategori penyalahgunaan subsidi yang merugikan keuangan negara.

Facebook Comments Box

Penulis : KB-070/TIM

Editor : Priyatna

Berita Terkait

KPK Periksa Wakil Bupati dan Sekda Bogor Terkait Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak
Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya
Polsek Kualuh Leidong Gempur Sarang Narkoba di Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir
Gerebek Sarang Narkoba di Batubara, Polisi Sita 111 Gram Sabu dan Uang Tunai Rp 127 Juta
80 Pil Ekstasi Disita dari Tempat Parkiran Hiburan Malam Singapore Land
Kapolsek VII Koto Ilir Turun ke Lokasi Dugaan PETI, Tak Ditemukan Aktivitas Saat Sungai Surut
Sidang Praperadilan Luis, Saksi Ahli: Tindak Pidana TNI Wajib Diproses Penyidik Polri
Pondok Sarang Narkoba Digerebek, Polisi Ringkus Pengedar Sabu dan Ganja
Berita ini 57 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:54 WIB

KPK Periksa Wakil Bupati dan Sekda Bogor Terkait Dugaan Korupsi Upah Pungut Pajak

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kejari Humbang Hasundutan Lantik Enam Pejabat Eselon V, Ini Nama dan Jabatannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Polsek Kualuh Leidong Gempur Sarang Narkoba di Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Gerebek Sarang Narkoba di Batubara, Polisi Sita 111 Gram Sabu dan Uang Tunai Rp 127 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:11 WIB

80 Pil Ekstasi Disita dari Tempat Parkiran Hiburan Malam Singapore Land

Berita Terbaru