Kasus Dugaan Pungli di Perumahan Aquila Valley Ciseeng Memasuki Babak Baru, Oknum Pelaku Minta Maaf

- Redaktur

Senin, 27 April 2026 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kabupaten Bogor, Jabar
Kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang sempat viral di media sosial di kawasan Perumahan Aquila Valley, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, kini memasuki babak baru. Oknum yang diduga melakukan pemalakan terhadap para tukang akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Senin, 27/04/2026.

‎Sebelumnya, pelaku diduga meminta sejumlah uang kepada para tukang dengan dalih “uang koordinasi”. Nilai pungutan yang diminta bervariasi, mulai dari Rp200 ribu hingga Rp500 ribu per orang. Praktik tersebut menuai keresahan dan menjadi sorotan luas setelah rekaman serta keluhan para pekerja tersebar di media sosial.

‎Sorotan publik yang semakin meluas mendorong berbagai pihak untuk angkat bicara. Warga sekitar, pemilik rumah, hingga pihak pengembang (developer) mengecam keras tindakan tersebut dan meminta agar praktik pungli dihentikan.

‎Dalam pernyataan yang disampaikan, oknum pelaku mengakui kesalahannya. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang dirugikan, khususnya para tukang yang menjadi korban pungutan.

‎“Saya mengakui perbuatan saya dan meminta maaf kepada semua pihak, terutama para tukang. Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut,” ujar pelaku dalam keterangannya.

‎Pihak pengembang dan warga setempat menyambut baik adanya permintaan maaf tersebut, namun tetap menegaskan pentingnya pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Mereka juga mendorong adanya sistem yang lebih jelas terkait koordinasi di lapangan, tanpa membebani para pekerja.

‎Kasus ini menjadi pengingat bahwa praktik pungli, sekecil apa pun, dapat merugikan banyak pihak dan menciptakan ketidaknyamanan dalam lingkungan hunian. Warga berharap ke depan tercipta suasana yang lebih tertib, aman, dan kondusif bagi seluruh penghuni maupun pekerja di kawasan tersebut.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Pria Asal Pakkat Ditangkap Di Onan Ganjang, Polisi Sita Sabu dan Ganja
Anak Kandung Diduga Aniaya Ibu Hingga Meninggal Dunia, Polisi Lakukan Penanganan Intensif
Polres Toba Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Pengedar Sabu Ditangkap
Keberangkatan Wabup Humbahas ke Selandia Baru Lebih Awal Sebelum Masa Cuti Berlaku, Dipicu Kondisi Force Majeure ?
Polres Toba Gagalkan Peredaran Sabu Puluhan Gram di Porsea, Seorang Pria Diamankan
KAOP KONTRAS Sumut Adinda Zahra, Meminta Seluruh Pelaku Termasuk yang Berasal Dari Unsur Militer Diadili Melalui Peradilan Umum
Tindaklanjuti Laporan Warga, Polres Tapteng Bekuk Pria Pemilik 7 Paket Sabu 
Kejari Humbahas Hentikan Penuntutan Kasus Penganiayaan Melalui Restorative Justice
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 18:14 WIB

Pria Asal Pakkat Ditangkap Di Onan Ganjang, Polisi Sita Sabu dan Ganja

Senin, 20 Juli 2026 - 12:31 WIB

Anak Kandung Diduga Aniaya Ibu Hingga Meninggal Dunia, Polisi Lakukan Penanganan Intensif

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:28 WIB

Polres Toba Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Pengedar Sabu Ditangkap

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:50 WIB

Keberangkatan Wabup Humbahas ke Selandia Baru Lebih Awal Sebelum Masa Cuti Berlaku, Dipicu Kondisi Force Majeure ?

Senin, 29 Juni 2026 - 11:13 WIB

Polres Toba Gagalkan Peredaran Sabu Puluhan Gram di Porsea, Seorang Pria Diamankan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Wabup Tapteng Dorong Reaktivasi Penerbangan Pinangsori-Jakarta

Rabu, 29 Jul 2026 - 21:30 WIB