Pria Ditemukan Meninggal di Selokan, Polisi Temukan Sejumlah Luka di Tubuh Korban ‎

- Redaktur

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kabupaten Bogor, Jabar
Warga di wilayah Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, digegerkan dengan penemuan sesosok pria meninggal dunia di dalam selokan pada Jumat (01/05/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pancasila IV, Desa Cicadas.

‎Penemuan bermula sekitar pukul 01.00 WIB, saat seorang warga melintas di lokasi dan melihat satu unit sepeda motor Honda Beat terparkir di pinggir selokan. Curiga dengan kondisi tersebut, warga kemudian berhenti untuk mencari pemilik kendaraan.

‎Namun, warga tersebut justru dikejutkan dengan keberadaan seorang pria yang tergeletak dalam posisi telungkup di dalam saluran air, tak jauh dari sepeda motor. Ia kemudian memanggil rekannya untuk memastikan kondisi korban.

‎“Mereka pun mengecek kondisi laki-laki tak dikenal yang sedang telungkup tersebut, namun tidak ada respon sama sekali,” ujar Kapolsek Gunungputri, Aulia Robby Kartika Putra.

‎Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke pos sekuriti PT TARO yang berada tidak jauh dari lokasi. Laporan tersebut diteruskan melalui layanan darurat 110 hingga akhirnya ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

‎Tak lama berselang, petugas dari Polsek Gunungputri tiba di lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.

‎“Setelah dilakukan olah TKP, ternyata laki-laki tak dikenal tersebut telah meninggal dunia. Kami kemudian menghubungi ambulans dan berupaya mencari pihak keluarga korban,” jelasnya.

‎Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah luka pada tubuh korban, di antaranya luka lecet di bagian dahi, kaki kanan, bawah dagu, serta luka benturan di bagian belakang kepala.

‎Polisi menduga korban meninggal dunia akibat terjatuh saat mengendarai sepeda motor, kemungkinan karena kondisi kesehatan yang menurun. Korban diduga kehilangan kendali, lalu terjatuh dan terbentur aspal sebelum masuk ke dalam selokan.

‎“Luka tersebut diduga akibat terjatuh. Barang-barang berharga seperti handphone dan sepeda motor tidak ada yang hilang,” tambahnya.

‎Saat ini, identitas korban telah berhasil diketahui. Jenazah pun telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di wilayah Cianjur.

‎Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan kejadian serupa, serta selalu berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hari.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Babi Mati Dibuang ke Sungai, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Langkahnya Tak Sempurna, Tanggung Jawabnya Tetap Utuh Kisah Paskibraka Tarabintang
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 22:25 WIB

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:41 WIB

5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol

Berita Terbaru