Beredar Viral Video Kesaksian Warga, Mobil Tertahan Unjuk Rasa Akhirnya Orang Sakit Keras Meninggal Dunia.

- Redaktur

Rabu, 23 Februari 2022 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Parigi-SULSEL || Sangkakala7.tv –
Unjuk rasa dengan melakukan blockade Jalan Trans Sulawesi di Desa Katulistiwa Kec. Tinombo Selatan Kab. Parigi Moutong (Parimo), Sabtu (12/2/2022) lalu, berujung merenggut nyawa orang sakit.

Peristiwa terjadi dialami Basri atau biasa disapa Pak Along warga Desa Paranggi Kec. Ampibabo Kab. Parimo sebagaimana video yang beredar di media sosial Whatsapp.

Basri mengungkapkan kalau kakaknya yang sakit dari Desa Kota Raya untuk dibawa dengan mobil pribadi ke RSUD Parigi tertahan karena blockade jalan oleh masa yang unjuk rasa,

Saat itu termasuk mobil yang membawa kakaknya tidak diberikan akses untuk lewat sehingga lambat ditangani dan pagi itu kakaknya meninggal dunia, Minggu (13/2/2022) pagi.

Dalam video berdurasi 1 menit 27 detik itu, Basri menceritakan diawal video saat dirinya dihubungi keluarganya yang membawa kakaknya (almarhum Masni).

“Ini jalan jangankan mobil, motor saja susah untuk tembus.jadi saya bilang paksakan saja kemari, nanti saya jemput saya pikul, saya punya kakak” ungkap Basri

Tetapi mereka tetap tidak siap, katanya cukup jauh ada 10 Kilometer. Makanya saya bilang termasuk kakak saya ini ya saya kembalikan kepada Tuhan karena ajalnya”tambah Basri.

Cuman karena kita ini manusia harus tetap berusaha. Tetapi itu semua pengaruhnya karena ada unjuk rasa itu demo itu. Kalau tidak ditutup jalan tentunya mobil akan bisa terus.

Kemudian Basri berupaya untuk menghubungi keluarganya yang ada di Desa Siney Kec. Tinombo Selatan tetapi menurut mereka tidak bisa karena kemacetan yang cukup panjang tadi.

Semoga Kepolisian pun dapat bertindak tegas terhadap peristiwa tersebut, terlebih mereka yang merugiakan banyak orang.

Keadilan harus ditegakkan baik kepada pelaku dari internal Kepolisian sendiri karena tidak mematuhi SOP saat menangani unjuk rasa dan kepada mereka yang melakukan pemblokiran jalan sehingga merugikan banyak orang, sebagaimana yang dialami Basri atau pak Along ini.

(Hard)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Labuhanbatu Ringkus Seorang Pria Bawa 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Pil Ekstasi di Rantau Prapat
Satresnarkoba Humbahas Tangkap Kurir Ganja 72,20 Gram dari Sidikalang, Pemesan Masuk DPO
Satresnarkoba Humbahas Tangkap Kurir Ganja 72,20 Gram dari Sidikalang, Pemesan Masuk DPO
Kejari Humbahas Tetapkan Kades Nagasaribu II Tersangka Dugaan Korupsi APBDes, Kerugian Negara Rp325,9 Juta
*Polda Sulteng Ungkap Kasus Narkotika di Palu, Sejumlah Barang Bukti Diamankan*
Pencuri Emas dan Ponsel di Tapteng Ditangkap Polisi
Pria Asal Pakkat Ditangkap Di Onan Ganjang, Polisi Sita Sabu dan Ganja
Anak Kandung Diduga Aniaya Ibu Hingga Meninggal Dunia, Polisi Lakukan Penanganan Intensif
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Polres Labuhanbatu Ringkus Seorang Pria Bawa 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Pil Ekstasi di Rantau Prapat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Satresnarkoba Humbahas Tangkap Kurir Ganja 72,20 Gram dari Sidikalang, Pemesan Masuk DPO

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Satresnarkoba Humbahas Tangkap Kurir Ganja 72,20 Gram dari Sidikalang, Pemesan Masuk DPO

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Kejari Humbahas Tetapkan Kades Nagasaribu II Tersangka Dugaan Korupsi APBDes, Kerugian Negara Rp325,9 Juta

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:07 WIB

*Polda Sulteng Ungkap Kasus Narkotika di Palu, Sejumlah Barang Bukti Diamankan*

Berita Terbaru