KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv –
Advertorial :
Jamur adalah salah satu bahan makanan yang punya banyak varian. Dari berbagai banyak varian itu, bisa diolah menjadi hidangan yang lezat dan menggugah selera.
Prospek bisnis jamur amat menggiurkan, dan peluangnya sangat terbuka lebar.
Daging jamur mengandung banyak protein yang hampir sama dengan hewan, jamur ini memiliki banyak kandungan nutrisi yang dibutuhkan tubuh manusia.
Irpan Haeroni SE, Anggota Komisi ll DPRD dari daerah pemilihan (Dapil) IX, Provinsi Jawa Barat, mengatakan, Komoditas hortikultura seperti jamur, memiliki prospek yang cerah, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.
Dari Segi Konsumen ternyata jamur sudah banyak digemari masyarakat, sedangkan dari Sisi Produsen masih banyak peluang usaha yang bisa digeluti di bidang budidaya dan produksi jamur, “kata Irpan.
Komoditas hortikultura harus terus digenjot, terutama yang memiliki potensi nilai ekonomi yang besar.
Lanjut Irpan Politisi Partai Gerindra, kebutuhan konsumsi jamur di Indonesia saat ini cukup tinggi. “Namun produksi jamur tidak seimbang dengan kebutuhan konsumsi,”jelas Irpan kepada Media Sangkala7.tv, Selasa 26/07/2022 di rumah kediamannya.
“Ada beberapa jenis jamur yang bisa dibudidayakan dan dikonsumsi, yaitu ; jamur merang, jamur tiram, jamur kuping, jamur shitake, dan jamur kancing.
Untuk para petani jamur harus diberikan bimbingan teknologi budidaya jamur yang baik dan benar guna meningkatkan produktivitasnya.
Irpan Haeroni merasa prihatin atas laporan dan informasi dari masyarakat, kondisi petani jamur sekarang ini khususnya di Desa Sukakarya Kecamatan Sukakarya Kabupaten Bekasi.
Di masa Pandemi Covid-19 menyerang dunia, usaha kecil petani jamur di Desa Sukakarya tidak bisa berkembang, bahkan ada beberapa usaha mengalami gulung tikar.
Untuk membangkitkan kembali usaha petani jamur di desa Sukakarya, Irpan Haeroni meminta Pemerintah Desa agar mengusulkan langsung Bantuan Provinsi (BANPROV) melalui SIPD, “tutup Irfan.
(R.001)








