Pendidikan Tidak Hanya Untuk Membuat Anak Pintar dan Cerdas Saja, Tapi Juga Anak Didik Harus Memiliki Akhlak Etika dan Moral Yang Baik.

- Redaktur

Jumat, 19 Januari 2024 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adikarya Parlemen:
H.Irpan Haeroni.SE Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat.

Kabupaten Bekasi || Sangkakala7.tv
Irpan Haeroni Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) dari Fraksi Gerindra Persatuan mengatakan, Pendidikan adalah salah satu indikator penting dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di sebuah daerah, Kamis, 18/01/2024.

Pendidikan di Indonesia tidak kunjung membaik, bahkan dapat dikatakan mengalami kemunduran.

Apa penyebab kemunduran pendidikan di Indonesia ?
Ada beberapa faktor penyebab kemunduran pendidikan di Indonesia, yaitu ; persoalan kesejahteraan pengajar, fasilitas, serta mental korupsi yang telah mengakar di dalam tubuh pemerintah.

Sudah menjadi rahasia umum, dana yang dianggarkan oleh pemerintah banyak merembes di perjalanan, bahkan di dinas dan sekolah terkait. Uang yang seharusnya digunakan untuk kepentingan meningkatkan kualitas Sekolah, nyatanya digunakan untuk keperluan pribadi dan kelompok.

Lanjut Irpan Haeroni, dalam memajukan pendidikan di Indonesia, pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak saja, akan tetapi harus dapat merangkul berbagai pihak demi terwujudnya pendidikan yang baik.

Pendidikan tidak hanya untuk membuat anak pintar dan cerdas saja, tapi juga anak didik harus memiliki Akhlak Etika dan Moral yang baik.

Irpan Haeroni menekankan komitmen untuk bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkab Bekasi, serta lembaga pendidikan yang ada di daerah, guna mencapai perubahan positif dalam dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Bekasi, ungkapnya.

Revolusi mental yang pernah digaungkan oleh Pemerintah, seharusnya bukan hanya isapan jempol, tetapi benar-benar diimplementasikan dan dihayati oleh berbagai pihak, juga merupakan beban serta tanggung jawab yang harus dilakukan demi generasi penerus anak bangsa, tutup Irpan.

(R-001)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jadilah Pemuda-Pemudi Indonesia Yang Gigih, Cerdas, Inovatif, dan Produktif
Kolaborasi Antara DPRD dan Pemda Merupakan Kunci Utama Menekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran
Stunting dan Kekurangan Gizi Menjadi Tantangan Serius yang Harus Ditangani Bersama
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TINGKATKAN KESEJAHTERAAN
Penguatan Tenaga Ahli Cagar Budaya Jadi Fondasi Pelestarian Warisan Budaya
Tingkatkan Mutu Pelayanan, Profesionalisme Tenaga Kesehatan, dan Keselamatan Pasien
Lahirnya Sumpah Pemuda Menjadi Tonggak Utama Dalam Sejarah Pergerakan Pemuda Seluruh Indonesia
Penanganan Anak Terlantar Butuh Komitmen Yang Kuat Dari Semua Pihak dan Memerlukan Koordinasi Lintas Sektor
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Jadilah Pemuda-Pemudi Indonesia Yang Gigih, Cerdas, Inovatif, dan Produktif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Kolaborasi Antara DPRD dan Pemda Merupakan Kunci Utama Menekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Stunting dan Kekurangan Gizi Menjadi Tantangan Serius yang Harus Ditangani Bersama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:34 WIB

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TINGKATKAN KESEJAHTERAAN

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Penguatan Tenaga Ahli Cagar Budaya Jadi Fondasi Pelestarian Warisan Budaya

Berita Terbaru