HADIRI SENIOR LEVEL MEETING DENSUS 88, KEPALA BNN RI PANTAU KEJAHATAN TERORISME GUNA ANTISIPASI NARCOTERRORISM

- Redaktur

Selasa, 30 Januari 2024 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol. Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., menghadiri Senior Level Meeting Densus 88, Senin, 29/1/2024. (foto:Biro Humas BNN RI)

JAKARTA || Sangkakala7.tv
Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol. Marthinus Hukom, S.I.K., M.Si., menghadiri Senior Level Meeting Densus 88, Senin, 29/1/2024.

Kehadiran Kepala BNN RI dalam pertemuan tersebut dilakukan guna memantau perkembangan terkini ancaman terorisme di Indonesia yang juga dapat memiliki keterkaitan dengan kasus narkotika sebagaimana kejahatan narcoterrorism yang dihadapi di berbagai belahan dunia.

Pada pertemuan tersebut, Kepala Detasemen Khusus Anti Teror 88, Irjen Pol. Sentot Prasetyo, S.I.K., mengungkapkan telah terjadi tren positif pada kasus terorisme di tahun 2023 yaitu nihil, dimana sebelumnya pada tahun 2022 terdapat 4 kasus. Hal tersebut menurut Sentot menunjukkan adanya keberhasilan dalam penegakan hukum maupun deradikalisasi.

Sentot Prasetyo menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama yang dibangun oleh para stakeholder selama ini. Ia berharap soliditas dalam bekerjasama dapat terus ditingkatkan dan digelorakan baik dalam tindakan preventif maupun penegakan hukum sehingga terorisme tidak lagi memiliki ruang di Indonesia.

Sementara itu, kondisi berbeda disampaikan Dr. Sajjan M. Gohel, seorang narasumber dari Asia Pasific Foundation yang hadir secara virtual. Dalam pertemuan tersebut, Dr. Sajjan menyampaikan kemungkinan adanya narcoterrorism di wilayah Timur Tengah, khususnya Afghanistan. Sebagaimana diketahui Afghanistan adalah salah satu negara yang masuk dalam jaringan narkotika golden crescent.

Dr. Sajjan dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan adanya pergeseran produksi jenis narkotika di Afganistan yang disinyalir berkaitan dengan aksi terorisme. Afganistan yang terkenal sebagai pemasok heroin saat ini mulai banyak menanam ephedra yang merupakan bahan baku pembuatan sabu organik. (R-001)

Sumber : Biro Humas Dan Protokol
BNN RI

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pria Asal Pakkat Ditangkap Di Onan Ganjang, Polisi Sita Sabu dan Ganja
Anak Kandung Diduga Aniaya Ibu Hingga Meninggal Dunia, Polisi Lakukan Penanganan Intensif
Polres Toba Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Pengedar Sabu Ditangkap
Keberangkatan Wabup Humbahas ke Selandia Baru Lebih Awal Sebelum Masa Cuti Berlaku, Dipicu Kondisi Force Majeure ?
Simpan Sabu Didalam Korek Api, WP Warga Desa Somare Ditangkap Polisi
Polres Toba Gagalkan Peredaran Sabu Puluhan Gram di Porsea, Seorang Pria Diamankan
KAOP KONTRAS Sumut Adinda Zahra, Meminta Seluruh Pelaku Termasuk yang Berasal Dari Unsur Militer Diadili Melalui Peradilan Umum
Tindaklanjuti Laporan Warga, Polres Tapteng Bekuk Pria Pemilik 7 Paket Sabu 
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 18:14 WIB

Pria Asal Pakkat Ditangkap Di Onan Ganjang, Polisi Sita Sabu dan Ganja

Senin, 20 Juli 2026 - 12:31 WIB

Anak Kandung Diduga Aniaya Ibu Hingga Meninggal Dunia, Polisi Lakukan Penanganan Intensif

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:28 WIB

Polres Toba Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Pengedar Sabu Ditangkap

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:50 WIB

Keberangkatan Wabup Humbahas ke Selandia Baru Lebih Awal Sebelum Masa Cuti Berlaku, Dipicu Kondisi Force Majeure ?

Senin, 6 Juli 2026 - 15:34 WIB

Simpan Sabu Didalam Korek Api, WP Warga Desa Somare Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

Pemerintahan

Wabup Tapteng Dorong Reaktivasi Penerbangan Pinangsori-Jakarta

Rabu, 29 Jul 2026 - 21:30 WIB