Kasus Dugaan Pengeroyokan, Penganiayaan dan Perampasan, LBH Jong Java Koordinasi Dengan Penyidik Reskrim Polres Tegal

- Redaktur

Rabu, 6 Maret 2024 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEGAL, JATENG || Sangkakala7.tv
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jong Java, dalam hal ini menjadi kuasa hukum korban dugaan pengeroyokan, penganiayaan dan perampasan (saksi korban inisial RR), yang terjadi pada Sabtu (19/2/2024) di Desa Pendawa Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal yang diduga dilakukan oleh puluhan oknum anggota LSM NH, berawal dari kesalahpahaman dan berakhir dengan penganiayaan.

Hari ini kami (LBH Jong Java) kembali mendatangi ke Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tegal untuk melakukan koordinasi terhadap penanganan pengaduan tertanggal 22 Februari 2024 lalu.

Kepada media, Rabu (6/3/2024), Adv. Richard Simbolon, S.H, M.H., Adv. Sakti Anbiya, S.H. dan Adv. Gilang Adika, S.H., sebagai perwakilan Tim Kuasa Hukum dari LBH Jong Java menyampaikan bahwa koordinasi yang dilakukan hari ini adalah sebagai salah satu tugas dari Kuasa Hukum, untuk berkoordinasi dengan pihak Penyidik.

“Tim Kuasa Hukum juga menyampaikan bahwa dari pihak Penyidik akan menjadwalkan untuk mengundang saksi korban pada Minggu mendatang, guna melengkapi keterangan korban (RR). Untuk sementara ini, kami hanya sebatas berkoordinasi dengan penyidik tentang hal tersebut. Kemudian untuk langkah-langkah penyidikan selanjutnya kami percayakan sepenuhnya kepada Penyidik Reskrim Polres Tegal, karena kami yakin pihak Penyidik pasti akan selalu sigap dan cepat dalam hal perlindungan serta pengayoman terhadap masyarakat, sehingga masyarakat pun akan mendapatkan kepastian hukum,” ujar Tim Kuasa Hukum LBH Jong Java.

Adv. Sakti Anbiya, S.H juga menyampaikan bahwa dalam perkara ini kami berharap bahwa kepada masyarakat secara umum, bahwa siapapun tidak diperkenankan dan tidak boleh semena-mena melakukan perbuatan melawan hukum, seperti mengeroyok, menganiaya, merampas dan sebagainya, karena negara kita adalah negara hukum, jadi kita tidak bisa berbuat semena-mena kepada siapapun,” tandasnya.

Sementara, Adv. Bowo Leksono, S.H. Sekretaris LBH Jong Java menyampaikan dalam kasus ini kita ikuti proses normatifnya, hukum pasti berbuah keadilan.

(HS)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pria Asal Pakkat Ditangkap Di Onan Ganjang, Polisi Sita Sabu dan Ganja
Anak Kandung Diduga Aniaya Ibu Hingga Meninggal Dunia, Polisi Lakukan Penanganan Intensif
Polres Toba Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Pengedar Sabu Ditangkap
Keberangkatan Wabup Humbahas ke Selandia Baru Lebih Awal Sebelum Masa Cuti Berlaku, Dipicu Kondisi Force Majeure ?
Simpan Sabu Didalam Korek Api, WP Warga Desa Somare Ditangkap Polisi
Polres Toba Gagalkan Peredaran Sabu Puluhan Gram di Porsea, Seorang Pria Diamankan
KAOP KONTRAS Sumut Adinda Zahra, Meminta Seluruh Pelaku Termasuk yang Berasal Dari Unsur Militer Diadili Melalui Peradilan Umum
Tindaklanjuti Laporan Warga, Polres Tapteng Bekuk Pria Pemilik 7 Paket Sabu 
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 18:14 WIB

Pria Asal Pakkat Ditangkap Di Onan Ganjang, Polisi Sita Sabu dan Ganja

Senin, 20 Juli 2026 - 12:31 WIB

Anak Kandung Diduga Aniaya Ibu Hingga Meninggal Dunia, Polisi Lakukan Penanganan Intensif

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:28 WIB

Polres Toba Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Pengedar Sabu Ditangkap

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:50 WIB

Keberangkatan Wabup Humbahas ke Selandia Baru Lebih Awal Sebelum Masa Cuti Berlaku, Dipicu Kondisi Force Majeure ?

Senin, 6 Juli 2026 - 15:34 WIB

Simpan Sabu Didalam Korek Api, WP Warga Desa Somare Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

Pemerintahan

Wabup Tapteng Dorong Reaktivasi Penerbangan Pinangsori-Jakarta

Rabu, 29 Jul 2026 - 21:30 WIB