Tapanuli Utara, Sumut || Sangkakala7.tv
Baru-baru ini Kabar seputar Sport Center Viral di Tapanuli Utara, dan Program ini adalah Program yang di banggakan oleh Bupati Tapanuli Utara.
Di akhir periode Pemerintahan Bupati Taput, Nikson Nababan sejumlah proyek di Kab. Tapanuli Utara, Sumatera Utara yang sumber pembiayaannya Dari APBD Pemkab Tapanuli Utara, menuai sorotan Publik, Jumat 22/3/24
Sahala Arfan Saragih dalam akun Facebooknya, yang acap kali menyuarakan ataupun menyoroti Kabupaten Tapapanuli Utara.

Seperti Pembangunan Sport Center yang berada di Desa Parbubu Dolok Kec. Tarutung Kab. Tapanuli Utara, masih menuai pertanyaan Publik, seputar transparansi Anggaran yang dikucurkan untuk pengadaan Lahan, Konstruksi Pematangan, Pembangunan sarana dan prasarana standard pendukung yang disebut-sebut sebagai Sport Center di Tapanuli Utara.
Terkait dengan hal tersebut reporter Media ini mencoba mengkonfirmasi sejumlah pejabat di Dinas Perkim Kab. Tapanuli Utara, diantaranya : Kepala Dinas ( Budiman Gultom), Boby Simanjuntak ( PPK proyek pembangunan lapangan sepakbola), saat dikonfirmasi lewat pesan Whats App nya, Jumat 22 Maret 2024, belum bersedia memberikan informasi seputar pembangunan Sport Center tersebut.
Namun, Tohom Silaban Sekretaris Dinas Perkim ketika dikonfirmasi lewat pesan Whats App nya, seputar informasi tentang Sport Center tersebut, Jumat 22 Maret 2024 beliau menyampaikan bahwa : ” pengadaan lahan untuk Sport Center dengan anggaran sebesar Rp. 661.650.000,-00., dengan Luas : 49.900 M². Tahun Anggaran 2020.

Namun, untuk pembangunan tidak diposkan di Dinas Perkim, hanya pengadaan rumput yang dianggarkan di Dinas Perkim sebesar Rp.180 juta, sebut Tohom Silaban.
Pantauan reporter Media ini di lokasi Sport Center tersebut, bahwa pematangan lahan masih jauh dari yang disebutkan sebagai Sport Center, dan lapangan sepak bola tersebut terpantau ada genangan air disisi sebelah Timur, dan ditengah-tengah lapangan, dan rumput yang ditanam di lapangan sepertinya rumput lokal, diduga asal-usul rumput tersebut tidak jelas.
PPK kegiatan proyek penanaman rumput tersebut tidak berani memberikan informasi ketika dikonfirmasi awak media ini.
(Tohap Simaremare)










