Dua Korban Meninggal Akibat Keracunan Madu Kelulut di Dusun Sentanu

- Redaktur

Rabu, 13 November 2024 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TEBO || Sangkakala 7
Dua orang anak dilaporkan meninggal dunia, sementara enam anggota SAD lainnya, termasuk tiga anak-anak, mengalami gejala keracunan berat hingga ringan.

Keracunan ini terjadi di komunitas Suku Anak Dalam (SAD) di Blok B, Dusun Sentanu, Desa Balai Rajo, Kecamatan VII Koto Ilir, Kabupaten Tebo, yang diduga berasal dari Madu Kelulut, pada hari Selasa siang 12 November 2024.

Insiden ini terjadi saat empat keluarga besar SAD, mengkonsumsi madu kelulut yang diambil dari hutan sekitar lokasi tempat mereka melakukan kegiatan “mandah,” yaitu perawatan tanaman padi darat yang dilakukan oleh komunitas SAD.

Madu tersebut dikonsumsi bersama-sama dengan cara tradisional menggunakan jari tangan dan daun. Beberapa jam setelah mengkonsumsi madu, korban mengalami gejala keracunan, termasuk mual dan muntah, hingga keluarnya busa putih dari mulut.

Kapolres Tebo menyampaikan belasungkawa atas musibah yang dialami oleh Suku Anak Dalam di Desa Balai Rajo. Beliau juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan dan minuman dari sumber alam yang belum diketahui keamanannya.

“Kami berharap penanganan medis berjalan lancar dan keluarga besar Suku Anak Dalam dapat segera pulih dari kejadian ini. Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan dari alam yang belum diketahui keamanannya agar tidak terjadi kejadian serupa,” ujarnya.

Saat ini, dua korban keracunan yang meninggal dunia tengah diidentifikasi oleh tim INAFIS Polres Tebo. Sementara itu, dua korban lainnya yang mengalami gejala berat kini dirawat inap di Puskesmas Tuo Pasir Mayang, dan empat lainnya menjalani pengobatan sesuai gejala masing-masing tanpa harus dirawat inap.

Tim INAFIS Polres Tebo juga telah menyerahkan beberapa barang bukti berupa sisa madu, kayu tempat madu, nasi putih dengan sambal merah dan sampel susu sachet kepada pihak Dinkes untuk dilakukan pengecekan laboratorium.

Pihak Kepolisian bersama Tim Kesehatan dan Forkopimcam Kecamatan VII Koto Ilir, akan terus mendampingi dan memantau kondisi komunitas SAD di Desa Balai Rajo. Sampel madu kelulut juga telah diambil oleh tim medis untuk pemeriksaan lebih lanjut, guna menentukan sumber pasti dari keracunan tersebut.

Facebook Comments Box

Penulis : Suherman Sitanggang

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Ditinggal Berkebun, 3 Unit Rumah Dilalap Si Jago Merah di Tapteng
Tapteng Kembali Diterjang Banjir, Dinkes Tapteng Buka Posko Kesehatan
Tapteng Kembali Banjir, Tim Gabungan BPBD Gerak Cepat Evakuasi Warga
Satu Unit Rumah Warga Rimbo Bujang Ludes Terbakar, Diduga Korsleting listrik dari Mejikom
Jalan Raya Bukan Kotak Amal! Warga Desak Penertiban Penggalangan Dana di Tajurhalang dan Bojonggede
Rumah dan Lapak Kayu Hangus Terbakar Dilalap Sijago Merah, Damkar Terkendala Macet
Nekat Abaikan Nyawa! Pemotor Tanpa Helm Bebas Melintas di Perempatan Jalan Tegar Beriman
Satu Rumah Warga Desa Jaya Mulya Ludes dilalap Si Jago Merah
Berita ini 12 kali dibaca
Dua Korban Meninggal Akibat Keracunan Madu Kelulut di Dusun Sentanu

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:14 WIB

Ditinggal Berkebun, 3 Unit Rumah Dilalap Si Jago Merah di Tapteng

Senin, 20 Juli 2026 - 09:13 WIB

Tapteng Kembali Diterjang Banjir, Dinkes Tapteng Buka Posko Kesehatan

Senin, 20 Juli 2026 - 09:03 WIB

Tapteng Kembali Banjir, Tim Gabungan BPBD Gerak Cepat Evakuasi Warga

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:30 WIB

Satu Unit Rumah Warga Rimbo Bujang Ludes Terbakar, Diduga Korsleting listrik dari Mejikom

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:01 WIB

Jalan Raya Bukan Kotak Amal! Warga Desak Penertiban Penggalangan Dana di Tajurhalang dan Bojonggede

Berita Terbaru