ASAHAN, SUMUT || Sangkakala 7
Belasan petugas keamanan PT. Agrinas Palma Nusantara Regional 1 Sumatera Utara diduga aniaya seorang anggota Koperasi Permata Gambut Jaya hingga luka serius hingga dilarikan ke rumah sakit.
M. Ilham Sahputra, 25 tahun, warga Desa Rawa Sari, Kecamatan Kuasan, Kabupaten Asahan sebagai anggota Koperasi Gambut Jaya, korban penganiayaan mengatakan, pada Rabu, 04/02/2026) sekitar jam 10 WIB hendak membeli rokok di Komplek Perumahan Karyawan K10 Dusun 6 Desa Rawa Sari, sekitar 300 meter dari lokasi Posko Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang di bangun oleh Koperasi Permata Gambut Jaya.
Sambil menahan rasa sakit korban menjelaskan, setibanya di Komplek K 10, korban bertemu dengan belasan petugas keamanan dari PT. Agrinas Palma Nusantara terdiri dari Oknum Sekurity dan TNI, kemudian korban dipanggil oleh salah seorang petugas keamanan tersebut.
Selanjutnya sekuriti bernama Budi dan Buana menghampiri korban dan bertanya, siapa yang menyuruh kalian kesini, sambil berpaling korban menjawab dengan singkat.
“Sesuai SK yang di keluarkan oleh Menteri Kehutanan RI” kemudian secara tiba-tiba, salah seorang dari petugas keamanan bernama Buana menarik tangan dan beliau replek melepaskan tarikan tersebut, kemudian beliau dipiting dan dibanting kejalan dan terjadi pengeroyokan masal yg dilakukan belasan orang oknum keamanan PT agrinas Palma Nusantara.
Namun penganiayaan dilakukan oleh petugas keamanan tidak hanya terjadi di areal K10, juga terus berlanjut saat korban di bawa kedalam mobil menuju polres Asahan, mengakibat tubuh korban mengalami luka-luka memar serius, hingga harus mendapatkan rawat inap disalah satu rumah sakit, ungkap korban.
Namun saat jurnalis mencoba menghubungi Manager dan Humas PT. Agrinas yang berkantor di Desa Suka Rame Baru, Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara, mempertanyakan terkait penangkapan warga dari kelompok Koperasi, namun hingga saat ini tidak ada jawaban.
Penulis : 070
Editor : Priyatna








