Museum Gedung Juang Bekasi Disiapkan Jadi Ruang Publik dan Wisata Sejarah

- Redaktur

Kamis, 24 September 2026 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adikarya Parlemen :
Irpan Haeroni SM, Anggota Komisi ll DPRD Provinsi Jabar.

Kabupaten Bekasi, Jabar || Sangkakala 7
Bangunan kolonial Museum Gedung Juang yang terletak di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tidak lagi hanya dipandang sebagai bangunan bersejarah, kini Pemerintah Kabupaten Bekasi mengembangankan menjadi salah satu cagar budaya di Kabupaten Bekasi.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H. Irpan Haeroni. SM mengatakan, Wisata Gedung Juang 45 di Kec. Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, memiliki pesona keindahan alam yang sangat menarik untuk dikunjungi. Gedung Juang 45 Bekasi dulunya adalah Landhuis Tamboen, yang dikenal sebagai Gedung Tinggi, kata Irpan pada Rabu 23 September 2026 di Kawasan Jababeka, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Pelataran Museum Gedung Juang cukup luas, amfiteater, serta berbagai fasilitas pendukung disiapkan untuk menunjang beragam kegiatan masyarakat, terutama generasi muda.

Lanjut Irpan, bangunan utama dimanfaatkan sebagai museum yang menyajikan sejarah Kabupaten Bekasi melalui koleksi fisik dan teknologi digital, seperti audio visual, buku interaktif, hingga immersive room.

Perpaduan tersebut membuat Gedung Juang tidak hanya menjadi tempat untuk melihat koleksi sejarah, tetapi juga ruang untuk belajar, berkegiatan, berkumpul, dan menikmati ruang publik.

H. Irpan Haeroni. SM Komisi V DPRD Jabar dari Dapil IX Kabupaten Bekasi menegaskan, gedung tersebut dibangun oleh seorang Kapitan Cina bernama Khouw Tjeng Kie, tuan tanah di daerah Tambun yang memiliki kebun tebu yang cukup luas.

Museum Gedung Juang menyimpan sejarah yang menarik, seperti koleksi dari Kerajaan Tarumanegara hingga dokumentasi perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah.

Gedung dibangun dengan perpaduan Gaya Arsitektur Eropa dan Tionghoa, Tahap pertama dilakukan pada 1906 hingga 1910. Pembangunan tahap kedua dilanjutkan pada 1925.

Pada Tahun 2020, Gedung Juang 45 di Revitalisasi menghabiskan biaya sebesar 39,9 miliar, yakni ; Rp 36,9 miliar dari APBD 2020 dan Rp 3 miliar dari APBD Perubahan 2020.

Anggota Fraksi Gerindra Jabar lX Kabupaten Bekasi Irpan Haeroni menjelaskan, Gedung Juang Bekasi mempunyai fasilitas lengkap yang dapat di akses saat berkunjung, yakni : Museum, Toilet, Digital Library, Mushola, Gedung Theater,dan area parkir.

Wisata Gedung Juang Bekasi mempunyai magnet tersendiri yang mampu menarik perhatian wisatawan, ada berbagai jenis permainan edukasi bertema sejarah yang berbasis digital canggih.

Facebook Comments Box

Penulis : R-001

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, H.Irpan Haeroni.SM: Pekerja Migran Indonesia Harus Dilindungi
Generasi Muda Sebagai Benteng Ideologi Pancasila dalam Menghadapi Berbagai Perubahan dan Tantangan di Era Digital
Lestarikan Warisan Seni Budaya Agar Tidak Ditinggalkan Hingga Terancam Hilang
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H. Irpan Haeroni. SM : Mendukung dan Mengapresiasi Siswa yang Berhasil Mengukir Prestasi
Orang Tua Wajib Mendidik dan Membimbing Anak dalam Penggunaan Teknologi Digital
Indahnya Toleransi Kerukunan dan Kebersamaan antar Umat Beragama
Prestasi Olahraga Harus Dibangun Diatas Ekosistem yang Solid, Mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan, Riset dan Inovasi
Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:07 WIB

Museum Gedung Juang Bekasi Disiapkan Jadi Ruang Publik dan Wisata Sejarah

Selasa, 22 September 2026 - 18:42 WIB

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, H.Irpan Haeroni.SM: Pekerja Migran Indonesia Harus Dilindungi

Minggu, 20 September 2026 - 20:19 WIB

Generasi Muda Sebagai Benteng Ideologi Pancasila dalam Menghadapi Berbagai Perubahan dan Tantangan di Era Digital

Jumat, 18 September 2026 - 23:16 WIB

Lestarikan Warisan Seni Budaya Agar Tidak Ditinggalkan Hingga Terancam Hilang

Rabu, 16 September 2026 - 22:37 WIB

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H. Irpan Haeroni. SM : Mendukung dan Mengapresiasi Siswa yang Berhasil Mengukir Prestasi

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Humbahas Sambut Kunjungan Kepala Kantor Kemenhaj Dairi

Kamis, 24 Sep 2026 - 05:07 WIB

Pemerintahan

Kemenko PMK Monev Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana

Rabu, 23 Sep 2026 - 22:38 WIB