Dongkrak Kemiskinan di Tegal, Dewi Aryani Luncurkan Program Ekonomi Kerakyatan

- Redaktur

Kamis, 9 Maret 2023 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tegal-Jateng || Sangkakala7.tv
Kabupaten Tegal saat ini menduduki peringkat ke-5 termiskin se-Jawa Tengah, hal itu disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dr. Dewi Aryani, M.Si saat menggelar acara Sosialisasi Program Peningkatan Kualitas Kesehatan Lingkungan STBM 5 Pilar, Kamis (9/3/2023).

Acara yang digelar di Balaidesa Pecabean, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, dihadiri perwakilan dari Kemenkes RI, Dinkes Kabupaten Tegal, Camat Pangkah, Danramil Pangkah, Kades Pecabean, Kades Bedug, dan 200 Undangan.

Dalam sambutannya Dewi Aryani mengatakan indikator penyebab kemiskinan salah satunya adalah faktor ekonomi. Karenanya, Dewi Aryani melakukan program-program gebrakan untuk mengatasi kemiskinan di Kabupaten Tegal.

Salah satu program yang saat ini sedang berjalan yakni program Toko Kelontong Modern Desa. Toko dengan nama MAMI KEPOO atau Market Mini Ketahanan Pangan Online Offline merupakan konsep toko sembako dan segala kebutuhan rumah tangga lainnya.

Dewi Aryani menjelaskan melalui program tersebut diharapkan dapat membangun ekonomi kerakyatan sekaligus mendongkrak potensi kearifan lokal di desa-desa. Ia juga membuka akses permodalan hingga pelatihan pengelolaan usaha rumahan berupa toko.

“Program ekonomi kerakyatan ini untuk membantu masyarakat yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau ibu-ibu yang ingin usaha, nanti kita bantu akses permodalannya dan tanpa agunan,” jelas Dewi Aryani.

Selain itu, Dewi Aryani mengingatkan masyarakat untuk hidup sehat, salah satunya dengan melaksanakan kerja bakti menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Di akhir sambutannya, Dewi Aryani berharap masyarakat yang mau dan ikhlas bisa berjuang bersama-sama di 2024 mendatang, menunaikan kewajibannya sebagai Warga Negara Indonesia yang baik 5 (lima) tahun sekali, menunaikan kewajiban konstitusionalnya karena 1 (satu) orang punya hak pilih 1 (satu) nama, maka gunakan dengan sebaik-baiknya.

“Pilih orang yang tepat, sesuai hati, amanah dan tidak korupsi,” pungkas Dewi Aryani.

(HS)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius
Ketua DPRD Parulian Simamora Pimpin Rapat Paripurna Perubahan APBD Humbahas 2026
Pemkab dan DPRD Kabupaten Toba Tandatangani Persetujuan Ranperda P.APBD 2026
Pendidikan Pemberdayaan Remaja dan Perempuan Dibutuhkan Untuk Memberikan Pengetahuan dan Keterampilan
Tradisi Gotong Royong Merupakan Warisan Budaya Luhur yang Harus Terus Dirawat dan Dihidupkan
Guru Memiliki Peran Strategis dalam Membentuk Karakter, Pola Pikir Inklusif, dan Moderat pada Peserta Didik
Transmigrasi Bukan Sekedar Memindahkan Orang, Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat dengan Keterampilan untuk Menciptakan Peluang Ekonomi
Olahraga Bukan Lagi Sekadar Aktivitas Fisik, Melainkan Telah Bertransformasi Menjadi Pilar Baru Penguat Ekonomi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:15 WIB

IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius

Jumat, 4 September 2026 - 14:51 WIB

Ketua DPRD Parulian Simamora Pimpin Rapat Paripurna Perubahan APBD Humbahas 2026

Selasa, 1 September 2026 - 09:23 WIB

Pemkab dan DPRD Kabupaten Toba Tandatangani Persetujuan Ranperda P.APBD 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Pendidikan Pemberdayaan Remaja dan Perempuan Dibutuhkan Untuk Memberikan Pengetahuan dan Keterampilan

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:09 WIB

Tradisi Gotong Royong Merupakan Warisan Budaya Luhur yang Harus Terus Dirawat dan Dihidupkan

Berita Terbaru