KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv
Advertorial :
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Hendra Cipta Dinata.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi adalah potret gambaran Pemerintah Kabupaten Bekasi, dimana kalau RSUD pelayanannya baik atau bagus, masyarakat Kabupaten Bekasi senang, maka sudah otomatis keberhasilan dari pemerintahan Kabupaten Bekasi, akan tetapi kalau RSUD Kabupaten Bekasi ini pelayanannya buruk, masyarakat kita tidak puas, sudah otomatis terjadi potret gambaran buruknya pemerintahan Kabupaten Bekasi.
Karena disitu jelas suatu potret atau gambaran Kabupaten Bekasi dinilai bisa gak sejahterakan, bisa gak memberikan pelayanan yang terbaik buat Masyarakat Bekasi.
Berikut petikan wawancara dengan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Hendra Cipta Dinata, Kamis 12/05/2023.
– Apakah kapasitas sarana dan prasarana, sumber daya manusia, peralatan bahkan sistem dan pelayanan ” memperhatikan keramahan dan kenyamanan bahkan carenya itu bisa diberikan kepada pasien RSUD ?”
• Bisa, Kalu ingin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, harus diimbangi dengan kesejahteraan dokter dan jajaran pelayan, baik perawat maupun bidan.
Tingkatkan pelayanan dan mutu pelayanan, lakukan komunikasi yang efektif antara nakes dan masyarakat.
– Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, apakah kesejahteraan para dokter dan jajaran pelayan, baik perawat maupun bidan sudah memadai/tercukupi ?
• Kesejahteraan sudah mencukupi terutama untuk yang PNS.
– Program-program, apa saja yang dilakukan RSUD Kab Bekasi dalam memaksimalkan potensi pelayanan pasien ?
• Dalam memaksimalkan pelayanan pasien, RSUD Kabupaten Bekasi melakukan program-program :
a. Pelatihan kepada dokter dan perawat tentang service exellence
b. Membuat Manager Pelayanan Pasien
c. Mengadakan Manager On Duty
d. Menugaskan Perawat Penanggung Jawab Pasien
e. Ronde Pelayanan
f. Audit Medis
g. Morning Report
– Apakah Manajemen RSUD Kab Bekasi sudah maksimal dalam penempatan keuangan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) ?
• RSUD Kabupaten Bekasi sudah maksimal dalam pengelolaan keuangan BLUD.
Target tahun 2023 untuk BLUD sendiri kurang lebih Rp 135 M (seratus tiga puluh lima miliar), mudah-mudahan bisa tercapai dan kesemuanya itu untuk pelayanan dan peningkatan kuantitas maupun mutu dari pada RSUD Kabupaten Bekasi.
Dalam hal mungkin dari pelayanan, dokter ahli, maupun obat-obatan,dan sebagainya diambil dari BLUD, hampir kurang lebih ada sekitar 800 tenaga harian di RSUD.
Ini untuk memenuhi kebutuhan dari pada pelayanan-pelayanan kesehatan bagi Masyarakat Bekasi yang mendaftar di RSUD Kabupaten Bekasi.
(R-001)







